RADAR TULUNGAGUNG - Tulungagung punya banyak simbol budaya yang sebenarnya hadir setiap hari, tapi perlahan terlupakan.
Mereka bukan berada di museum, melainkan menempel pada ruang hidup di sekitar masyarakat Tulungagung. Berikut contohnya
1. Gapura Kampung
Bentuk lengkung, ukiran sederhana, hingga simbol bunga atau burung yang tertempel di gapura bukan hiasan semata. Itu adalah penanda identitas kampung: doa keselamatan, keakraban warga, serta batas dunia luar dan ruang rukun di dalamnya.
2. Ukiran Rumah Lama
Rumah joglo dan limasan lama sering memiliki ukiran daun, bunga, atau kawung. Setiap motif punya makna kesuburan, keseimbangan, dan harapan hidup yang baik.
Ukiran ini menunjukkan bahwa rumah dulu dibangun bukan hanya untuk ditempati, tapi untuk membawa nilai budaya.
3. Motif Batik Tulungagung
Batik lokal mengangkat unsur alam seperti gelombang, dedaunan, dan warna tanah. Sederhana, namun mencerminkan karakter agraris serta kedekatan masyarakat dengan alam. Banyak yang memakainya tanpa tahu bahwa itulah “cerita visual” daerahnya.
4. Ornamen Marmer
Marmer yang menghiasi dinding, lantai, atau gapura modern adalah simbol ekonomi Tulungagung. Motif seratnya bukan hanya estetika, tapi identitas kota pengrajin batu yang telah membangun reputasi nasional sejak puluhan tahun lalu.
Simbol-simbol kecil ini adalah bahasa budaya Tulungagung. Kita melihatnya setiap hari, namun jarang memaknainya. Dengan mengenali kembali detail-detail sederhana ini, kita belajar bahwa identitas daerah sebenarnya tidak pernah hilang hanya menunggu diperhatikan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana