Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Seni Mengeringkan Helm di Atas Jok Motor, Kebiasaan Aneh di Tulungagung tapi Efektif

Yoga Dany Damara • Senin, 1 Desember 2025 | 06:32 WIB

Kebiasaan ini mungkin terlihat sepele, tapi justru dari hal-hal kecil inilah karakter lokal terbentuk sederhana, adaptif, dan selalu menemukan cara praktis menghadapi kehidupan
Kebiasaan ini mungkin terlihat sepele, tapi justru dari hal-hal kecil inilah karakter lokal terbentuk sederhana, adaptif, dan selalu menemukan cara praktis menghadapi kehidupan

RADAR TULUNGAGUNG - Di Tulungagung, ada satu pemandangan kecil tapi ikonik helm yang dijemur di atas jok motor.

Kadang ditelungkupkan, kadang miring seperti memandangi langit, kadang berdiri tegak seakan ikut antre di parkiran.

Bagi orang luar, ini mungkin terlihat aneh. Tapi bagi warga lokal? Ini seni seni bertahan hidup menghadapi kelembapan, hujan sore, dan aroma “pengap perjalanan”.

Baca Juga: Kreasi Es Campur Warga Tulungagung, dari Klasik hingga Kreatif ala Anak Muda

Kebiasaan ini lahir dari kebutuhan sederhana. Hujan turun tiba-tiba? Helm basah. Pulang kerja lewat sawah lembap? Busa dalam helm menyerap udara dingin.

Maka jok motor yang hangat kena matahari dan posisinya pas jadi pengering alami. Tidak perlu hair dryer, tidak perlu alat khusus. Tinggal taruh, biarkan matahari mengerjakan sisanya.

Baca Juga: Pemerintah Dorong Pemanfaatan AI untuk Pacu Ekonomi Kreatif, Benarkah Bisa Mendongkrak?

Ada semacam filosofi tersembunyi di balik kebiasaan ini kepraktisan khas orang Tulungagung. Alih-alih repot-repot, warga memilih solusi tercepat dan paling masuk akal.

Helm pun jadi benda hidup: dijemur, diangin-anginkan, bahkan diputar posisinya biar cepat kering, seperti sedang menjalani ritual spa sederhana.

Baca Juga: Menyulam Tak Hanya Menghasilkan Seni Kreatif, Tetapi Juga Menawarkan Ketenangan Jiwa, Silakan Mencoba

Lucunya, pemandangan ini bisa ditemukan di mana-mana. Di depan warung kopi, pinggir sawah, parkiran bengkel, bahkan di halaman rumah saat pagi cerah. Kadang ada tiga helm berjajar rapi seperti pameran seni instalasi bertema “Transportasi Sehari-Hari”.

Anehnya, teknik ini memang efektif. Dalam 10–20 menit, helm kembali hangat, kering, dan nyaman dipakai. Tak peduli betapa canggung bentuknya saat dijemur, hasil akhirnya bermanfaat.

Kebiasaan ini mungkin terlihat sepele, tapi justru dari hal-hal kecil inilah karakter lokal terbentuk sederhana, adaptif, dan selalu menemukan cara praktis menghadapi kehidupan bahkan untuk urusan sepele seperti helm lembap.

Tulungagung selalu punya cara unik untuk membuat hal kecil terasa khas. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#jok motor #tulungagung #helm