Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Workshop Penguatan Kampung KB 2025, Dinas KBPPPA Tulungagung Satukan Langkah Wujudkan Keluarga Berkualitas

Sandy Sri Yuwana • Selasa, 2 Desember 2025 | 16:02 WIB
Masyarakat antusias mengikuti Workshop Penguatan Kampung KB
Masyarakat antusias mengikuti Workshop Penguatan Kampung KB

RADAR TULUNGAGUNG – Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Tulungagung menggelar Workshop Penguatan Kampung KB tahun 2025 di aula Kantor PC NU Tulungagung, Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Senin (1/12) pagi. Kegiatan ini diikuti oleh 271 ketua Pokja Kampung KB dari desa dan kelurahan se-Kabupaten Tulungagung.

Kepala Dinas KBPPPA Tulungagung, dr. Kasil Rohkmad, MMRS, FISqua, menjelaskan bahwa workshop ini menjadi momentum untuk menyatukan kembali langkah seluruh perangkat desa, kader PKK, dan penyuluh lapangan dalam mewujudkan keluarga berkualitas melalui penguatan Kampung KB.

 

“Pemerintahan terkecil itu ada di desa. Maka desa harus peduli dengan pembentukan keluarga berkualitas. Kita dorong pembentukan kelompok-kelompok masyarakat yang peduli terhadap kualitas keluarga, remaja, peran pria, hingga ekonomi keluarga,” jelasnya.

Menurut Kasil, Kampung KB bukan hanya program seremonial, tetapi gerakan nyata agar masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang seluruh anggota keluarga, mulai dari anak-anak hingga lansia. Outcome yang diharapkan antara lain turunnya angka kekurangan gizi dan stunting, meningkatnya akses pendidikan remaja, bebas dari kenakalan dan jaringan negatif seperti narkoba atau terorisme, serta terciptanya ibu-ibu yang menjalani reproduksi secara aman.

 

“Anak-anak harus tumbuh tanpa kekurangan gizi. Remaja bisa sekolah dan mengejar cita-cita tanpa terperosok dalam hal negatif seperti bullying, narkoba, ataupun kekerasan. Ibu-ibu dapat menjalani reproduksi aman, dan lansia tetap sehat, berdaya, serta bahagia di masa tuanya,” tambahnya.

Ia menegaskan, keberhasilan program ini nantinya akan terlihat secara kuantitatif, seperti rendahnya angka stunting, nihilnya kehamilan dini pada remaja, serta tidak adanya perkawinan dini di desa-desa.

 

“Angka-angka itu akan menjadi indikator capaian kita. Itulah target besar dari penguatan Kampung KB,” pungkasnya.

 

Workshop tersebut diharapkan menjadi langkah kuat bagi Tulungagung dalam memperluas gerakan keluarga berkualitas hingga ke seluruh desa dan kelurahan. 

Editor : Sandy Sri Yuwana
#Dinas KBPPPA Tulungagung #keluarga berkualitas #tulungagung #Keluarga Berencana (KB) #kampung kb