RADAR TULUNGAGUNG - Daun pepaya terkenal memiliki rasa pahit yang cukup kuat karena kandungan papain dan senyawa alami lainnya.
Di beberapa daerah di Jawa, ada tradisi unik menggunakan lempung ampo untuk membantu mengurangi rasa pahit tersebut. Namun, benarkah cara ini efektif dan aman?
Apa Itu Lempung Ampo?
Lempung ampo adalah tanah lempung yang diolah secara tradisional, biasanya dibentuk tipis seperti kerupuk dan kemudian dipanaskan hingga kering.
Di sejumlah desa Jawa, ampo kadang digunakan dalam pengobatan tradisional atau dianggap memiliki manfaat tertentu.
Namun perlu diingat ampo bukan bahan makanan modern dan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi tanpa pengolahan khusus karena dapat mengandung mineral atau debu yang tidak cocok untuk tubuh.
Kenapa Lempung Ampo Dipakai untuk Mengurangi Pahit?
Beberapa masyarakat percaya bahwa ampas tanah lempung yang berpori dapat:
Menyerap sebagian rasa pahit
Menetralisir enzim papain
Membantu daun pepaya terasa lebih lembut saat diolah
Efek “penyerapan” ini berasal dari struktur lempung yang memang mudah mengikat senyawa tertentu. Namun, belum ada penelitian ilmiah yang benar-benar membuktikan hal ini.
Apakah Aman Menggunakan Ampo untuk Mengolah Daun Pepaya?
Penggunaan ampo sebagai bahan bantu masak tidak disarankan dalam standar kesehatan modern, karena:
Lempung bisa mengandung bakteri, debu, atau logam berat
Tidak semua jenis tanah aman terkena panas maupun air rebusan
Proses pengolahan tradisional tidak selalu steril
Jadi, meskipun ini adalah bagian dari budaya tertentu, penggunaannya sebaiknya diwaspadai dan tidak dijadikan kebiasaan.
Alternatif Aman untuk Menghilangkan Pahit pada Daun Pepaya
Tanpa ampo, pahit daun pepaya bisa dikurangi dengan cara yang jauh lebih aman dan tetap efektif:
1. Rebus dengan Garam
Garam membantu menurunkan kandungan papain sehingga rasa pahit berkurang.
2. Rebus Bersama Daun Jambu Biji
Cara tradisional Jawa ini terbukti aman dan ampuh menyerap rasa pahit.
3. Remas dengan Air Garam Sebelum Memasak
Teknik ini sangat sederhana dan biasanya cukup berhasil.
4. Rebus Dua Kali
Buang air rebusan pertama, kemudian masak lagi di air baru agar daun pepaya lebih lembut dan tidak pahit.
Editor : Dharaka R. Perdana