RADAR TULUNGAGUNG - Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera memantik respons Pemkab Tulungagung.
Pemkab Tulungagung berencana menggalang donasi kemanusiaan yang akan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup pemerintahan setempat.
Baca Juga: NasDem Riau Menyalurkan 1.000 Paket Sembako ke Agam untuk Warga Terdampak Banjir Bandang Sumbar
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo mengungkapkan bahwa inisiatif penggalangan dana tersebut baru saja melalui tahap pembicaraan awal.
Pihaknya mengaku telah melakukan diskusi terbatas dengan sejumlah pimpinan OPD menyikapi kondisi bencana yang menimpa warga di Aceh maupun wilayah Sumatera lainnya.
Baca Juga: Misteri Potongan Kayu Saat Banjir, Warga Bisa Bedakan Asal Muasalnya, Ini Tanda-Tandanya
”Betul. Jadi kemarin saya juga diskusi kecil-kecilan dengan beberapa OPD karena keluarga kita yang kita di Aceh, di Sumatera, di sana ada musibah,” kata dia.
Rencananya, teknis pengumpulan donasi ini akan dimatangkan lebih lanjut bersama Sekda Tulungagung dan sejumlah pejabat terkait.
Gatut juga menekankan pentingnya menumbuhkan semangat gotong royong sebagai wujud empati terhadap sesama warga negara yang sedang tertimpa musibah, meskipun berada di pulau yang berbeda.
“Kita ini satu kesatuan, cinta tanah air, dan cinta kebhinnekaan kita harus ada empati dengan cara membantu warga kita yang ada di pulau lain Sumatera itu harus kita bantu. Ini nanti rencana kita mau diskusikan dengan Pak Sekda,” tuturnya.
Kendati melibatkan unsur pemerintahan, Gatut memastikan bahwa partisipasi dalam donasi ini nantinya bersifat sukarela.
Dia menegaskan bahwa upaya tersebut murni gerakan kemanusiaan tanpa adanya unsur tekanan terhadap para pegawai maupun instansi terkait. “Kita upayakan nanti untuk bergotong-royong dengan tanpa memaksa,” tegasnya.
Disinggung mengenai keterlibatan menyeluruh dari instansi di lingkup Pemkab Tulungagung, Gatut membenarkan bahwa rencana tersebut memang menyasar seluruh OPD.
Namun, ia kembali memberikan catatan bahwa nominal atau bentuk bantuan tetap harus disesuaikan dengan kapasitas finansial masing-masing instansi agar tidak memberatkan. ****
“Inggih (seluruh OPD), rencananya seperti itu. Tapi tetap mengukur kekuatan masing-masing,” ucapnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana