RADAR TULUNGAGUNG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Boyolangu, Tulungagung tepat di depan Puskesmas Boyolangu, Jumat (12/12) sekitar pukul 18.45 WIB.
Sebuah truk Mitsubishi bernomor polisi AG 9219 UY tiba-tiba oleng dan menabrak dua pesepeda hingga menyebabkan tiga orang meninggal dunia, termasuk sopir truk.
Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP M. Taufik Nabila saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
Menurutnya, indikasi awal menunjukkan bahwa sopir truk, Agus Sutanto (46), warga Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, diduga mengalami gangguan kesehatan mendadak saat mengemudi.
Bahkan dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, truk awalnya melaju dari arah utara menuju selatan. Saksi melihat kendaraan sudah tidak stabil, beberapa kali oleng ke kiri dan ke kanan.
"Kondisi itu diduga akibat sopir mengalami sakit mendadak dan hilang kesadaran. Sehingga truk yang sedang melaju di jalan raya Boyolangu, Tulungagung itu kehilangan kendali," terangnya.
Baca Juga: Dimutasi Jadi Kepala OPD Tulungagung, Sekda Tri Hariadi Tak Hadiri Acara Pelantikan
Saat mencapai lokasi kejadian kecelakaan pertama, truk menabrak pesepeda bernama Basuki (69), warga Dusun Dadapan, Desa/Kecamatan Boyolangu, Tulungagung yang saat itu berada di jalur sebelah barat.
Kemudian kendaraan tidak langsung berhenti, namun justru terus melaju tak terkendali sekitar 500 meter dalam keadaan oleng.
Hingga berada di lokasi kejadian kecelakaan kedua yaitu di jalan raya depan Puskesmas Boyolangu, truk kembali menabrak pesepeda lain bernama Supeno, 74, warga Boyolangu, yang sedang melaju searah di depannya.
"Setelah menabrak dua korban, truk akhirnya berhenti di sisi kiri jalan. Ketika warga dan petugas memeriksa kabin pengemudi truk, sopir ditemukan sudah meninggal dunia. Dua pesepeda juga dinyatakan tewas akibat benturan keras pada dua titik kejadian," jelasnya.
AKP Taufik Nabila melanjutkan, Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi seluruh korban ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk pemeriksaan lanjutan.
Dia menyebut polisi masih menelusuri penyebab pasti meninggalnya sopir, termasuk kemungkinan faktor medis yang sempat dideritanya.
Baca Juga: Legalitas BBM Dipertanyakan dalam Kasus Kecelakaan Truk Tangki Berisi BBM di JLS Tulungagung
Tak lupa, Kasat Lantas turut mengimbau masyarakat Tulungagung dan para pengendara untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat dan siap berkendara.
Pengendara diminta tidak memaksakan diri apabila merasa tidak fit, demi menghindari kecelakaan serupa. ****
Editor : Sandy Sri Yuwana