RADAR TULUNGAGUNG - Peristiwa tragis terjadi di aliran Sungai Brantas kawasan kedung Dusun Sambirejo, Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung Jumat (12/12) sore.
Seorang pelajar berusia 13 tahun dilaporkan tenggelam saat memancing bersama teman-temannya dan ditemukan meninggal dunia beberapa jam kemudian.
Baca Juga: Rizal, Bocah yang Tenggelam di Sungai Bodeng Tulungagung Ditemukan Tak Bernyawa, Kondisi Jasad Utuh
Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Sumbergempol IPTU Moh. Anshori. Dia menjelaskan bahwa korban diketahui berinisial HRB (13), warga Desa Sambirobyong.
"Peristiwa bermula ketika korban bersama dua rekannya memancing di tepi sungai. Saat berada di pinggir kedung, korban diduga terpeleset dan jatuh ke dalam sungai yang memiliki kedalaman cukup ekstrem dengan arus deras" terangnya.
Baca Juga: Hari Kedua Pencarian Bocah Tenggelam di Tulungagung, Tim Gabungan Sisir Sungai Bodeng
Kemudian Kapolsek melanjutkan, dua saksi yang berada di lokasi sempat berupaya menolong, namun kondisi kedung yang dalam membuat korban tidak dapat dijangkau.
Menyadari situasi tersebut, para saksi kemudian melaporkan kejadian itu kepada keluarga korban dan perangkat desa, sebelum diteruskan ke Polsek Sumbergempol.
Mendapat laporan, petugas Polsek Sumbergempol langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan koordinasi dengan Unit Inafis Polres Tulungagung untuk penanganan TKP serta pencarian korban.
Setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, "Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 17.20 dalam kondisi sudah tidak bernyawa," ungkapnya.
Baca Juga: Terkesan Jadi Sampah, Namun Besi Tenggelam di Laut Justru Menjadi Rumah Baru bagi Ikan, Ini Faktanya
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Posisi korban saat ditemukan menghadap ke bawah, dengan kepala mengarah ke selatan dan kaki ke utara. Peristiwa tersebut dipastikan sebagai musibah kecelakaan tenggelam.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, baik luar maupun dalam. Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana