Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Listrik Menyala, Pendidikan Terjaga, M. Sarmuji Wujudkan Pancasila Lewat Aksi Nyata di Tulungagung

Sandy Sri Yuwana • Selasa, 23 Desember 2025 | 01:27 WIB
M. Sarmuji ketika berfoto bersama warga setelah melakukan sosialisasi
M. Sarmuji ketika berfoto bersama warga setelah melakukan sosialisasi

RADAR TULUNGAGUNG – Anggota DPR RI Komisi VI, M. Sarmuji, kembali menunjukkan komitmennya bersama partai Golkar dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di Desa Panjerejo dan Desa Aryo Jeding, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung pada Senin (22/12).

Dalam kegiatan tersebut, M. Sarmuji tidak hanya menyampaikan penguatan nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga menegaskan partai Golkar hadir untuk masyarakat Tulungagung dengan menyerahkan berbagai bantuan nyata.

Bantuan yang diberikan meliputi sambungan listrik bagi warga, Program Indonesia Pintar (PIP) untuk mendukung pendidikan anak-anak, pembangunan saluran irigasi, hingga bantuan sarana dan prasarana penunjang kebutuhan masyarakat desa.

Menurut Sarmuji, Pancasila bukan sekadar dasar negara yang dihafalkan, tetapi nilai hidup yang harus diwujudkan dalam kebijakan dan program nyata yang dirasakan langsung oleh rakyat.

“Pancasila itu harus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Ketika negara membantu rakyat dengan listrik, pendidikan, dan infrastruktur, di situlah nilai keadilan sosial benar-benar dirasakan,” ujar Sarmuji.

Sarmuji ketika memberi bantuan listrik kepada warga Tulungagung
Sarmuji ketika memberi bantuan listrik kepada warga Tulungagung

Ia menjelaskan bahwa Pancasila berakar kuat pada nilai-nilai luhur dan budaya bangsa Indonesia.

Sejak dulu, masyarakat Indonesia telah menanamkan nilai moral dan kebangsaan melalui kearifan lokal, seperti cerita rakyat, dongeng, hingga tembang mocopat yang dibungkus dalam seni budaya wayang, ketoprak, dan ludruk yang masih lestari hingga kini.

Di tengah derasnya arus teknologi dan media sosial, Sarmuji menilai penguatan Pancasila harus dilakukan dengan memperkokoh kebudayaan, keagamaan, dan nilai kekeluargaan.

“Teknologi berkembang sangat cepat. Maka fondasi nilai kebangsaan harus diperkuat agar masyarakat tidak kehilangan jati dirinya,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Sarmuji juga menyampaikan pesan tentang pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

Ia berharap para pemegang kekuasaan dapat menggunakan kewenangannya secara bijak dan bertanggung jawab.

“Ini sebuah amanah. Jadi harus diniatkan untuk menolong dan menyejahterakan masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi Empat Pilar yang dirangkai dengan penyerahan bantuan ini disambut antusias oleh masyarakat.

Warga berharap program-program yang diberikan dapat bermanfaat jangka panjang, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup, pendidikan, dan perekonomian di wilayah pedesaan Kabupaten Tulungagung.

Editor : Sandy Sri Yuwana
#tulungagung #sarmuji #golkar #DPRRI #Jairi Irawan