RADAR TULUNGAGUNG - Di Tulungagung, liburan akhir tahun tidak selalu menunggu hitungan mundur malam tahun baru.
Tidak perlu kembang api, tidak harus begadang, dan tidak wajib keluar rumah saat jalanan mulai padat.
Di kota kecil ini, liburan justru sering dimulai sejak siang tanpa suara terompet, tanpa keramaian berlebihan.
Baca Juga: Liburan yang Tidak Instagramable, Tapi Menenangkan Pikiran di Tulungagung
Sejak matahari masih tinggi, suasana sudah terasa berbeda.
Warung kopi lebih ramai dari biasanya, obrolan mengalir pelan, dan jam seakan tidak terburu-buru.
Tidak ada agenda besar, tidak ada keharusan mengejar momen. Duduk, minum, dan menikmati waktu sudah cukup disebut liburan.
Baca Juga: Liburan Akhir Tahun ke Pantai Gemah Tulungagung, Destinasi Favorit Liburan Keluarga
Banyak warga Tulungagung memilih memanfaatkan siang hari untuk hal-hal sederhana.
Ada yang pulang ke rumah orang tua lebih awal, ada yang sekadar jalan kaki menyusuri kampung, atau mampir ke sawah melihat padi yang mulai menguning.
Liburan di sini tidak perlu destinasi jauh cukup ruang untuk bernapas.
Menjelang sore, kota tetap tenang. Tidak semua orang sibuk bersiap pesta malam.
Sebagian justru pulang lebih cepat, menutup hari dengan makan bersama keluarga.
Tahun baru bukan soal merayakan, tapi memberi jeda sebelum hari-hari kembali berjalan seperti biasa.
Liburan siang hari di Tulungagung mengajarkan satu hal penting istirahat tidak selalu harus spektakuler.
Kadang, berhenti sebentar di tengah terang matahari sudah cukup untuk mengisi ulang diri.
Karena di Tulungagung, liburan bukan soal menunggu malam tahun baru. Siang pun layak disebut libur.****
Editor : Dharaka R. Perdana