RADAR TULUNGAGUNG – Kondisi Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung - Trenggalek di wilayah Kecamatan Besuki masih menuai kekhawatiran menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Sejumlah titik jalan terpantau mengalami kerusakan yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama dengan meningkatnya arus wisatawan akhir tahun.
Pantauan Radar Tulungagung di lapangan menunjukkan, beberapa ruas JLS memang telah mendapat penanganan berupa penambalan.
Namun, kerusakan di sejumlah titik belum sepenuhnya tertangani secara maksimal.
Salah satu lokasi yang dikeluhkan warga berada di kawasan atas Pantai Klathak.
Di titik tersebut, lapisan aspal tampak terkelupas cukup parah dan menyisakan kerikil yang berserakan di badan jalan.
Kondisi itu dinilai rawan, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
Kerikil lepas di permukaan jalan berpotensi menyebabkan kendaraan tergelincir, terlebih saat hujan maupun pada malam hari ketika jarak pandang terbatas.
Hariyadi, warga Desa Besuki, mengaku resah dengan kondisi tersebut.
Menurutnya, JLS merupakan akses utama wisatawan menuju kawasan wisata pantai yang kerap ramai saat libur panjang.
“Kalau libur Nataru biasanya kendaraan meningkat, banyak wisatawan lewat sini. Tapi kondisi jalan di atas Pantai Klathak aspalnya terkelupas, kerikilnya sampai berserakan. Ini sangat membahayakan,” ujarnya, Senin (22/12).
Ia menambahkan, meski sudah ada upaya penambalan di beberapa titik JLS, kerusakan yang cukup parah membutuhkan penanganan lebih serius dan menyeluruh.
“Harapannya segera ada tindak lanjut. Jangan sampai menunggu ada korban dulu baru diperbaiki. Ini demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, JLS menjadi jalur strategis penghubung antarwilayah sekaligus akses utama menuju destinasi wisata pantai di pesisir selatan Tulungagung.
Baca Juga: Legalitas BBM Dipertanyakan dalam Kasus Kecelakaan Truk Tangki Berisi BBM di JLS Tulungagung
Dengan potensi lonjakan kendaraan selama libur Nataru, kondisi infrastruktur jalan yang aman dan layak dinilai sangat krusial.
Sementara itu, PPK Pansela Tulungagung, I Made Budiana, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih fokus melakukan penanganan pada paket Lot 1A yang mengalami longsor.
“Kami masih melakukan penanganan paket Lot 1A yang longsor,” jelasnya melalui pesan singkat. ****
Editor : Dharaka R. Perdana