RADAR TULUNGAGUNG – Dua peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Tulungagung, pada Sabtu, (10/1) pagi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam dua insiden kebakaran di Tulungagung tersebut, meski kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kasi Operasional Pemadaman Kebakaran DPKP Tulungagung, Bambang Pidekso, menjelaskan bahwa pihaknya menangani dua kejadian kebakaran dengan lokasi dan penyebab berbeda.
Yaitu kebakaran dapur rumah warga di Kecamatan Pakel, dan kebakaran tungku penggorengan pabrik kacang shanghai di Kecamatan Kedungwaru.
Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di rumah milik Musringah, warga Dusun Trenggan RT 003 RW 003, Desa Ngebong, Kecamatan Pakel. Bagian yang terbakar adalah dapur rumah.
“Penyebab kebakaran karena pemilik rumah lupa mematikan kompor saat memasak,” jelas Bambang.
Menurut laporan petugas, saat kejadian, pemilik rumah sedang memasak lalu meninggalkan dapur untuk pergi ke rumah tetangga yang berada di seberang rumah. Tidak lama kemudian, api membesar dan membakar bangunan dapur beserta isinya.
Damkar Tulungagung menerima laporan pada pukul 09.27 WIB, berangkat ke lokasi pukul 09.32 WIB, dan tiba di tempat kejadian pukul 09.45 WIB. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 10.20 WIB.
Sebanyak 1 unit mobil pemadam kebakaran dan 1 unit tangki suplai air dikerahkan. “Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 40 juta, meliputi bangunan dapur dan seluruh isinya,” tambah Bambang.
Di waktu yang bersamaan, kebakaran juga terjadi di tempat usaha milik Imam Basori, warga Dusun Melikan RT 001 RW 010, Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru.
Bagian yang terbakar adalah tungku penggorengan pabrik kacang shanghai. “Api berasal dari minyak yang tumpah di sekitar penggorengan, lalu terkena percikan api dari wajan,” ungkap Bambang.
Saat kejadian, karyawan bagian penggorengan sedang menggoreng makaroni. Tiba-tiba api menyala dan membesar di area tungku.
Laporan diterima Damkar pada pukul 09.40 WIB, petugas berangkat pukul 09.50 WIB, dan tiba di lokasi pukul 09.56 WIB. Api berhasil dipadamkan pada pukul 10.40 WIB.
Untuk pemadaman, Damkar mengerahkan 1 unit mobil pemadam, 1 unit tangki suplai air, serta 1 kendaraan rescue.
Baca Juga: Gudang Barang Dagangan di Tulungagung Terbakar, Kerugian Capai Rp15 Juta
Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp25 juta, dengan kerusakan utama pada mesin penggorengan.
Bambang Pidekso mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan memasak, baik di rumah maupun di tempat usaha.
“Pastikan kompor dalam kondisi mati saat ditinggal, dan perhatikan tumpahan minyak di area penggorengan agar tidak memicu kebakaran,” pungkasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana