Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Monitoring Sumber Air Bersih di Desa Manding, Camat Pucanglaban Tulungagung Pastikan Pasokan Air untuk Yonif Batalyon TP Segera Direalisasikan

Tim Redaksi • Rabu, 14 Januari 2026 | 09:26 WIB
Pemerintah Kecamatan Pucanglaban melakukan monitoring dan tindak lanjut penyediaan sumber air bersih di Desa Manding.(FOTO: PEMERINTAH KECAMATAN PUCANGLABAN UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)
Pemerintah Kecamatan Pucanglaban melakukan monitoring dan tindak lanjut penyediaan sumber air bersih di Desa Manding.(FOTO: PEMERINTAH KECAMATAN PUCANGLABAN UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG — Pemerintah Kecamatan Pucanglaban melakukan monitoring dan tindak lanjut penyediaan sumber air bersih di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi Yonif Batalyon TP yang baru berdiri di wilayah tersebut.

Camat Pucanglaban, Setiono SSos MM, mengatakan bahwa Desa Manding memiliki potensi sumber air yang cukup dan dapat dimanfaatkan kembali.

Sumber air tersebut berasal dari sumur desa yang sudah lama tidak digunakan dan kini disiapkan untuk diaktifkan kembali melalui proses pemompaan dan pemasangan pipa.

“Di Desa Manding ada sumur lama milik desa yang masih memungkinkan untuk dimanfaatkan. Setelah dilakukan survei, sumber air itu akan ditindaklanjuti dengan pemasangan pipa dan dialirkan langsung ke kawasan Batalyon TP di Manding,” ujar Setiono, Senin (12/01).

Menurutnya, survei lapangan telah dilakukan bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta unsur teknis terkait.

Hasilnya, sumber air dinilai layak untuk disalurkan, meski tetap akan dilakukan pengecekan kualitas air, mengingat wilayah selatan Tulungagung dikenal memiliki kadar kapur yang cukup tinggi.

Sumur Desa Manding yang sudah lama tidak digunakan dan kini disiapkan untuk diaktifkan kembali.(FOTO: PEMERINTAH KECAMATAN PUCANGLABAN UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)
Sumur Desa Manding yang sudah lama tidak digunakan dan kini disiapkan untuk diaktifkan kembali.(FOTO: PEMERINTAH KECAMATAN PUCANGLABAN UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)

“Kualitas air akan dicek terlebih dahulu oleh tim teknis. Yang terpenting saat ini, air bisa segera mengalir untuk kebutuhan mandi dan cuci bagi para anggota di Yonif Batalyon TP,” jelasnya.

Setiono menambahkan, kegiatan monitoring tersebut dilakukan setelah kunjungan Bupati Tulungagung ke lokasi Minggu lalu.

Dalam kunjungan tersebut, bupati menaruh perhatian khusus terhadap keterbatasan pasokan air bersih di lingkungan Yonif Batalyon TP, sehingga memerintahkan percepatan penanganan melalui Perkim.

“Ini merupakan perintah langsung dari Bapak Bupati Tulungagung. Kami di kewilayahan berkewajiban mengawal dan memastikan proses ini berjalan cepat dan tepat sasaran,” tegasnya. 

Ia menyebut proses pengerjaan saat ini telah memasuki tahap tindak lanjut dan ditargetkan rampung dalam waktu dua minggu sesuai arahan bupati.

Pekerjaan meliputi pemasangan pipa, penentuan panjang jaringan, serta penyediaan bak penampung agar distribusi air dapat berjalan optimal.

“Targetnya dua minggu sudah selesai. Karena kebutuhan air bersih ini sangat mendesak, maka seluruh pihak diminta mempercepat progres pekerjaan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir kepala dinas perkim, unsur teknis PU, Kepala Desa Manding, serta perwakilan Yonif Batalyon TP yang diwakili Komandan Kompi (Danki).

Pemerintah desa juga menyatakan dukungan penuh terhadap pemanfaatan sumber air desa tersebut.

Ke depan, Setiono berharap sumber air tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan Yonif Batalyon TP, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar jika kapasitasnya memungkinkan.

Ia menilai kehadiran batalion di Desa Manding membawa dampak positif bagi perekonomian warga.

“Perputaran ekonomi mulai terasa, banyak usaha warga yang terbantu. Ke depan ini bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Pucanglaban,” jelasnya. 

Atas nama masyarakat Kecamatan Pucanglaban dan Desa Manding, Setiono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Tulungagung atas perhatian dan bantuan langsung terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayahnya.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#sumur #Pucanglaban #tulungagung #sumber air #batalyon #Dinas Perkim