JAKARTA - Gunung Wilis kerap disebut bukan sekadar gunung, melainkan ruang sakral yang menyimpan lapisan mitologi Jawa, tradisi spiritual, dan jejak sejarah perjuangan Indonesia. Dalam naskah klasik Tantu Panggelaran, Wilis dipercaya sebagai pecahan Gunung Mahameru yang kemudian dikenal sebagai Gunung Pawinihan, tempat lahirnya manusia Jawa. Kepercayaan ini membuat Wilis memiliki posisi istimewa dalam kosmologi Jawa sebagai pusat energi spiritual sekaligus tanah leluhur.
Mitologi Penciptaan Manusia Jawa
Dalam kisah mitologis, Pulau Jawa awalnya dianggap tidak stabil sehingga para dewa memindahkan puncak Mahameru dari India ke Jawa. Beratnya gunung tersebut membuatnya terpecah menjadi beberapa gugusan, salah satunya Gunung Wilis. Di titik inilah Dewa Wisnu dipercaya berhasil menciptakan manusia Jawa setelah percobaan sebelumnya gagal, menjadikan Wilis dikenal sebagai Gunung Pawinihan atau “tempat pemulaan kehidupan.” Keyakinan ini masih hidup dalam tradisi lisan masyarakat lereng Wilis yang memandang gunung ini sebagai ruang suci untuk laku spiritual dan tirakat.
Nama Kuno dan Tokoh Spiritual
Secara historis, Gunung Wilis juga pernah disebut Gunung Ngliman (Liman), merujuk pada sosok Ki Ageng Ngaliman, tokoh spiritual yang konon mendirikan padepokan di kawasan puncak untuk melatih murid-muridnya menghadapi kolonial Belanda. Di sekitar kawasan puncak berkembang pula legenda cinta Dandang Gendis, serta kisah mistis Dewi Roro Kuning dan Eyang Trogati yang dipercaya mencapai moksha di Puncak Liman, memperkuat reputasi Wilis sebagai gunung penuh aura spiritual.
Baca Juga: Tulungagung: Sejarah dan Kekuatan di Balik Julukan Kota Marmer
Situs Kuno dan Jejak Sejarah Nasional
Di area puncak dan lereng atas Wilis terdapat Arca Batu dan Sumur Pertapaan yang oleh warga setempat diyakini sebagai situs ritual dan tempat bertapa para leluhur. Di sisi lain, Gunung Wilis memiliki nilai historis nasional karena kawasan lerengnya pernah dilalui Jenderal Sudirman dalam persiapan menuju Serangan Umum 1 Maret 1949, menjadikannya saksi bisu perjuangan kemerdekaan.
Karakteristik dan Gugusan Wilis
Gunung Wilis merupakan gugusan gunung berapi yang saat ini tidak aktif, membentang di beberapa kabupaten Jawa Timur seperti Kediri, Nganjuk, dan Tulungagung. Di dalam kompleksnya terdapat beberapa puncak penting, di antaranya Puncak Trogati (tertinggi), Puncak Wilis, dan Puncak Liman, yang hingga kini menjadi tujuan pendakian sekaligus ziarah spiritual.
Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya