RADAR TULUNGAGUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung bergerak cepat merespons dampak gempa bumi yang terjadi pada Selasa (27/1) dan dirasakan di wilayah Desa Talunkulon.
Salah satu bangunan yang terdampak adalah SD Negeri 1 Talunkulon.
Plt Kepala Disdik Tulungagung, Sukowinarno, menjelaskan bahwa telah melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kondisi bangunan sekolah pascagempa.
Hasilnya, kerusakan yang terjadi masuk kategori kerusakan sedang.
"Memang ada kerusakan, tapi kategorinya sedang,” ujar Sukowinarno, Rabu (28/1).
Dia merinci kerusakan meliputi plafon yang rusak di beberapa titik serta munculnya retakan pada dinding bangunan sekolah.
Meski demikian, kegiatan belajar mengajar masih dapat berlangsung dengan pengaturan ruang kelas dan penerapan langkah mitigasi sementara demi menjamin keselamatan peserta didik.
Peninjauan kondisi sekolah dilakukan langsung Sukowinarno dengan didampingi kabid pembinaan SD beserta jajaran, koordinator wilayah (korwil), serta Kepala SDN 1 Talunkulon.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi riil bangunan sekaligus menentukan langkah penanganan yang perlu segera dilakukan.
Sebagai tindak lanjut, Disdik Tulungagung segera mengusulkan anggaran pembenahan dan rehabilitasi ruang kelas yang terdampak gempa.
Usulan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan agar lingkungan belajar kembali aman, nyaman, dan layak digunakan.
Selain itu, disdik juga terus berkoordinasi dengan instansi teknis terkait guna mendukung asesmen lanjutan serta pelaksanaan pembenahan bangunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri