Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Aspal Mengelupas, Jalan Desa Besole Tulungagung Tertimbun Lumpur Setebal 15 Cm Akibat Hujan Deras

Sandy Sri Yuwana • Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:28 WIB
Aspal mengelupas di jalan utama Desa Besole, Kecamatan Besuki, lantaran tertimbun lumpur akibat hujan deras kemarin (30/1) malam.(SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Aspal mengelupas di jalan utama Desa Besole, Kecamatan Besuki, lantaran tertimbun lumpur akibat hujan deras kemarin (30/1) malam.(SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Hujan deras yang mengguyur Tulungagung pada Jumat (30/1) memicu jalan utama tertimbun lumpur setebal 15 sentimeter (cm) di Desa Besole, hingga menutup jalan utama dan mengelupas aspal.

Luapan air bercampur lumpur menutup jalan utama dan merendam sejumlah fasilitas umum.

Intensitas hujan yang tinggi dalam durasi cukup lama membuat aliran air dari wilayah pegunungan di sekeliling Desa Besole, Kecamatan Besuki, membawa material lumpur ke permukiman dan badan jalan.

Kondisi tersebut diperparah dengan masih banyaknya area tanam di wilayah hulu yang belum tertutup vegetasi secara optimal.

Pantauan di lokasi pada Sabtu (31/1) pagi, meski air banjir sudah surut namun dampak banjir masih sangat terasa.

Kondisi terparah berada di jalan utama tepatnya di pertigaan utara Kantor Desa Besole.

Lumpur setebal sekitar 15 sentimeter menutup aspal jalan sepanjang kurang lebih setengah kilometer.

Tak hanya itu, sejumlah tambalan aspal terlihat terkelupas akibat tergerus aliran air.

Jalan yang tertutup lumpur menjadi sangat licin dan membahayakan pengguna jalan.

Bahkan, beberapa pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh dan terpeleset saat melintas di jalur tersebut.

Selain jalan utama, banjir juga merendam sejumlah fasilitas kesehatan dan sekolah di wilayah Desa Besole.

Meski air telah surut pada pagi hari, sisa lumpur masih menggenangi halaman dan ruang-ruang fasilitas umum serta rumah warga.

Warga pun bergotong royong membersihkan lumpur, baik di fasilitas umum maupun di lingkungan permukiman.

Kalaksa BPBD Kabupaten Tulungagung, Sudarmaji, mengonfirmasi bahwa hujan dengan intensitas tinggi menjadi penyebab utama kejadian tersebut.

“Tadi malam memang hujan deras sekali. Kejadian ini luar biasa, tidak seperti biasanya,” ujarnya ketika ditemui di lokasi terdampak banjir.

Ia menjelaskan, derasnya hujan membuat aliran air dari wilayah atas pegunungan membawa lumpur karena kondisi tanaman di hulu masih didominasi tanaman besar.

“Makanya hujan deras, air disertai lumpur. Jalan yang tertutup lumpur kurang lebih sepanjang setengah kilometer, termasuk di sekitar SD dan SMP,” jelasnya.

Terkait penanganan, Sudarmaji menegaskan BPBD bergerak bersama lintas pihak.

“Kami bersama BPBD, pemerintah desa, warga, kepolisian, TNI, serta dibantu PT IMIT melakukan pengerukan. Setelah itu kita scrub bersama-sama agar lumpur bisa segera dibersihkan,” pungkasnya.(sri)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#banjir lumpur #desa besole #aspal mengelupas #hujan deras