Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tiga Faskes Ikut Terdampak Banjir Besole Tulungagung, Dinkes Pastikan Layanan Segera Pulih

Sandy Sri Yuwana • Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:30 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Desi Lusiana Wardhani, ketika ikut membersihkan genangan air dan lumpur di Puskesmas Besole.(SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Desi Lusiana Wardhani, ketika ikut membersihkan genangan air dan lumpur di Puskesmas Besole.(SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Dampak banjir yang melanda wilayah Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, tidak hanya menerjang permukiman dan merusak infrastruktur jalan, tetapi juga melumpuhkan layanan kesehatan.

Sedikitnya tiga fasilitas kesehatan (faskes) dilaporkan terendam air dan lumpur.

Tiga faskes yang terdampak yakni Puskesmas Besole, Puskesdes Tulungrejo Besuki, serta Pustu Ngentrong.

Akibat banjir, sejumlah ruangan pelayanan kesehatan di tiga Faskes tersebut tergenang air sehingga peralatan medis diamankan agar tidak rusak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Desi Lusiana Wardhani, menjelaskan bahwa hingga Sabtu (31/1) kondisi sejumlah ruangan pelayanan masih belum bisa digunakan secara maksimal.

“Kalau fasilitas terdampak pasti ya. Untuk kerusakan detailnya masih kami cek, karena listrik masih dimatikan, terutama untuk poli gigi dan layanan lain,” ujarnya.

Meski demikian, Desi memastikan stok obat-obatan dan arsip penting dalam kondisi aman.

Ia menyebut pihak puskesmas sudah melakukan antisipasi karena kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya.

“Obat-obatan dan arsip sudah biasa disimpan, ditaruh di tempat yang aman dan lebih tinggi. Ini memang sudah jadi antisipasi harian karena dulu pernah terjadi seperti ini. Tapi tidak separah ini,” jelasnya.

Desi menjelaskan, di Puskesmas Besole sendiri, terdapat sejumlah layanan yang terdampak, terutama pada layanan poli, antara lain poli umum, poli gigi, poli konseling, laboratorium hingga layanan imunisasi dan lainnya.

Untuk sementara, pelayanan dialihkan ke fasilitas kesehatan lain di wilayah Kecamatan Besuki.

“Kalau ada pasien, sementara diarahkan ke Puskesmas Besuki, karena dalam satu kecamatan ada yang melayani rawat inap, yaitu di Puskesmas Besuki itu,” katanya.

Desi menegaskan, pengalihan layanan ini dilakukan agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan, khususnya untuk kasus darurat.

“Jadi agar yang membutuhkan pelayanan medis ataupun emergensi tetap tertangani. Target kami, paling lambat satu minggu ini semua harus sudah beres. Harapannya Senin sudah ready layanan, dengan catatan tidak ada banjir lagi,” tegasnya.

Dia juga menyebut, banjir kali ini menyebabkan genangan air yang cukup parah.

Menurut catatannya, kejadian serupa terakhir terjadi pada 2022, "Tapi tetap tidak separah ini," imbuhnya.

Sementara itu, untuk Pustu Ngentrong, Desi menyebut kondisinya masih cukup memprihatinkan karena juga tergenang air dan lumpur.

Pihak Dinkes Kabupaten Tulungagung juga akan terus memantau perkembangan kondisi dilapangan demi memastikan pelayanan kesehatan segera pulih.

"Semoga ini segera kami tangani dan tidak terjadi banjir susulan,” pungkasnya. (sri)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#faskes #pustu #besole #puskesmas #banjir