Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Lima SD di Besole Terdampak Banjir, Disdik Tulungagung Targetkan KBM Normal Senin

Sandy Sri Yuwana • Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:46 WIB
Pembersihan salah satu sekolah yang terdampak genangan air akibat hujan deras yang terjadi pada Jumat (30/1) malam.(SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Pembersihan salah satu sekolah yang terdampak genangan air akibat hujan deras yang terjadi pada Jumat (30/1) malam.(SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Banjir yang melanda Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, juga berdampak pada sektor pendidikan.

Sedikitnya lima sekolah dasar negeri (SDN) yaitu SDN 1 hingga SDN 5 Besole dilaporkan terdampak genangan air akibat hujan deras yang terjadi pada Jumat (30/1) malam.

Kondisinya genangan air masuk ke beberapa ruang kelas, terutama di SDN 1, SDN 2, SDN 3, dan SDN 5 Besole, sementara SDN 4 Besole hanya terdampak di halaman sekolah.

Pada Sabtu pagi (31/1) dilakukan pembersihan oleh pihak sekolah, masyarakat, serta dibantu petugas Damkar Tulungagung. 

Sementara itu kegiatan belajar mengajar (KBM) pada Sabtu ini sebagian diliburkan dan difokuskan untuk pembersihan. 

Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung memastikan seluruh sekolah terdampak menargetkan KBM kembali berjalan normal pada Senin (2/2) mendatang, sambil terus memantau perkembangan di lapangan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Sukowinarno, ketika dikonfirmasi terpisah membenarkan hal tersebut.

Dia menjelaskan dari hasil pantauan sementara Tim Disdik Tulungagung di lapangan pada Sabtu (31/1).

Pendataan dilakukan untuk memastikan kondisi sarana prasarana sekolah serta kesiapan pelaksanaan KBM pascabanjir.

"Hari ini KBM terpaksa diliburkan dan difokuskan untuk pembersihan," ungkapnya.

Dia menjelaskan, kondisi di SDN 1 Besole, air banjir masuk ke lingkungan sekolah dengan ketinggian sekitar 30 hingga 40 sentimeter.

Sejumlah ruangan SDN yang memiliki 194 siswa itu ikut terdampak, di antaranya ruang kelas 3, 4, 5, dan 6, ruang kantor, ruang kesenian, serta ruang guru.

“Hari ini dilakukan kerja bakti pembersihan oleh guru bersama masyarakat sekitar. Kondisi sarana prasarana aman dan KBM direncanakan kembali normal pada hari Senin,” ujar Sukowinarno. 

Dia melanjutkan, kondisi lebih parah terjadi di SDN 2 dan SDN 3 Besole yang merupakan sekolah regrouping.

Banjir dilaporkan masuk ke seluruh ruangan dua sekolah yang memiliki siswa sebanyak 103 anak itu.

Proses penanganan dan pembersihan dibantu oleh Damkar Kabupaten Tulungagung.

Dia menambahkan, ruangan yang digunakan untuk kegiatan belajar sudah selesai dibersihkan, termasuk halaman sekolah.

“Saat ini pembersihan dilanjutkan pada ruangan yang tidak terpakai. Senin ditargetkan sudah berjalan normal,” jelasnya. 

Untuk SDN 4 Besole, genangan air hanya terjadi di halaman sekolah dan tidak masuk ke ruang kelas.

Dengan kondisi tersebut, KBM sekolah yang memiliki 50 siswa ini bisa tetap berjalan dan direncanakan berlanjut normal pada hari Senin.

Adapun di SDN 5 Besole, air banjir masuk ke ruang kelas. Proses pembersihan ruang kelas telah selesai, namun ruang perpustakaan masih dalam tahap pembersihan dan akan dilanjutkan pada hari Senin.

SDN 5 Besole ini tercatat memiliki 82 siswa.

Sukowinarno menegaskan, laporan tersebut bersifat sementara dan pihaknya akan terus memantau perkembangan di lapangan.

“Perkembangan lanjutan akan kami informasikan kembali sesuai kondisi di lapangan. Keselamatan dan kenyamanan siswa menjadi prioritas utama,” pungkasnya.(sri)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#besole #disdik tulungagung #banjir #Sekolah dasar #hujan deras