Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cuaca Ekstrem Terjang Tulungagung, Empat Warung Warga di Desa Jabalsari Sumbergempol Porak Poranda

Dharaka R. Perdana • Senin, 2 Februari 2026 | 09:46 WIB
Cuaca ekstrem menyebabkan empat warung di Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, mengalami kerusakan pada Sabtu (31/1) sore.(Ilustrasi Gemini AI)
Cuaca ekstrem menyebabkan empat warung di Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, mengalami kerusakan pada Sabtu (31/1) sore.(Ilustrasi Gemini AI)

RADAR TULUNGAGUNG – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menyebabkan empat warung milik warga di Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, mengalami kerusakan pada Sabtu (31/1) sore.

Dua di antaranya dilaporkan ambruk, sementara dua warung lainnya mengalami kerusakan pada bagian atap.

Informasi yang diterima koran ini, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.50 WIB di Dusun Jabalan RT 01 RW 02 Desa Jabalsari.

Warung-warung yang terdampak berada di tepi lapangan desa sehingga cukup terbuka terhadap terpaan angin kencang saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Mendapat laporan dari masyarakat, Polsek Sumbergempol Polres Tulungagung langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 15.30 WIB untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

Aparat kepolisian memastikan kondisi lokasi tetap aman serta tidak menimbulkan risiko lanjutan bagi warga sekitar.

Kapolsek Sumbergempol AKP Moh Anshori menjelaskan, dua warung yang mengalami kerusakan parah hingga ambruk masing-masing milik Lamini dan Rowi.

Sementara itu, dua warung lain milik Kusmen dan Wijiati mengalami kerusakan pada bagian atap yang terbang akibat terpaan angin kencang.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materiil yang dialami para pemilik warung ditaksir mencapai sekitar Rp 18 juta,” ujar AKP Moh. Anshori.

Dia menambahkan, personel piket Polsek Sumbergempol bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus membantu proses evakuasi.

Selain itu, juga langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung guna penanganan lanjutan.

Pascakejadian, pemilik warung bersama warga sekitar, dibantu petugas kepolisian, bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan.

Pembersihan difokuskan pada area jalan raya agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.

AKP Moh. Anshori mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi sewaktu-waktu.

Warga diminta mengamankan bangunan ringan serta segera melapor apabila terjadi kejadian serupa.

“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (*/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#angin kencang #sumbergempol #cuaca ekstrem #bpbd tulungagung