Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sempat Terendam Banjir, Puskesmas dan Pustu di Besole dan Ngentrong Tulungagung Kini Kembali Layani Warga

Sandy Sri Yuwana • Selasa, 3 Februari 2026 | 10:50 WIB
Pelayanan salah satu faskes di KecamatanBesuki yang sempat terdampak banjir sudah kembali beroperasi normal pada Senin (3/2).
Pelayanan salah satu faskes di KecamatanBesuki yang sempat terdampak banjir sudah kembali beroperasi normal pada Senin (3/2).

RADAR TULUNGAGUNG - Pelayanan kesehatan di wilayah Desa Besole, Kecamatan Besuki, dan Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, dipastikan kembali berjalan normal pascabanjir.

Pada Senin (2/2), seluruh fasilitas kesehatan (faskes) yang sebelumnya terdampak genangan air telah beroperasi dan melayani masyarakat dengan lancar.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Desi Lusiana Wardhani, menjelaskan bahwa tiga faskes di Desa Besole yang sempat tergenang banjir kini sudah pulih sepenuhnya.

Seluruh layanan kesehatan kembali dibuka dan tidak ditemukan kendala berarti dalam operasional pelayanan kepada masyarakat.

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Besole pada Jumat (30/1) malam menyebabkan banjir dan merendam sejumlah fasilitas umum, termasuk tiga faskes.

Genangan air sempat masuk ke beberapa ruangan pelayanan.

Desi menjelaskan, banjir pada kejadian tersebut merendam ruang-ruang poli serta sejumlah fasilitas penunjang di ketiga faskes.

Namun sejak Sabtu pagi, pihaknya langsung melakukan penanganan cepat dengan pembersihan menyeluruh di setiap ruangan yang terdampak.

"Alhamdulillah bisa teratasi dan hari ini sudah bisa melakukan pelayanan kesehatan dengan lancar," terang Desi.

Selain itu, dinkes juga melakukan pengecekan terhadap seluruh alat kesehatan di tiga faskes tersebut.

Hasilnya tidak ditemukan kerusakan pada alat medis akibat banjir.

“Hanya beberapa alat elektro berupa stabilizer (stavolt) yang mengalami kerusakan,” jelasnya.

Meski kondisi telah kembali normal, Desi mengimbau seluruh jajaran faskes dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi sepanjang Februari serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.

"Semua harus tetap waspada pada potensi cuaca ekstrem," tegasnya.

Sekadar mengingatkan, Puskesmas Besole menjadi salah satu fasilitas pelayanan publik yang terdampak banjir di Desa Besole, Kecamatan Besuki.

Bahkan, air bercampur lumpur sempat masuk dan merendam beberapa ruang pelayanan. Beruntung hal tersebut tidak sampai merusak peralatan, obat-obatan, dan arsip.

Begitu pun di Pustu Tulungrejo, Kecamatan Besuki, dan Pustu Ngentrong, Kecamatan Campurdarat, sudah buka seperti sediakala.(sri/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#faskes #dinas kesehatan #banjir #cuaca ekstrem