RADAR TULUNGAGUNG – Upaya meningkatkan kualitas dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan Anggota Komisi IX DPR RI, Heru Tjahjono. Salah satunya melalui kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang menitikberatkan pada keamanan pangan dan penggunaan kosmetik aman, yang digelar Sabtu sore (7/2/2026) di Balai Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Heru Tjahjono dalam mendukung UMKM agar mampu menghasilkan produk yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga aman, bermutu, dan sesuai regulasi. Sekitar 300 undangan yang terdiri dari pelaku UMKM dan berbagai lapisan masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian edukasi yang disampaikan.
Heru menegaskan bahwa pemahaman mengenai keamanan pangan dan kosmetik menjadi hal mendasar bagi UMKM, terutama di tengah meningkatnya permintaan produk olahan dan kosmetik rumahan.
“UMKM adalah ujung tombak penyediaan produk yang dikonsumsi dan digunakan masyarakat. Karena itu, produk yang dihasilkan harus benar-benar aman, baik pangan maupun kosmetik,” ujar Heru.
Melalui sinergi bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta perangkat daerah terkait, para pelaku UMKM diberikan pemahaman mengenai standar produksi yang baik, penggunaan bahan baku yang aman, hingga pentingnya perizinan dan legalitas produk. Edukasi ini mencakup penjelasan mengenai produk yang wajib memiliki izin BPOM serta produk yang cukup dengan izin PIRT.
Heru juga menekankan bahwa kosmetik merupakan produk yang bersentuhan langsung dengan tubuh, sehingga proses produksinya tidak boleh sembarangan. Dengan edukasi yang tepat, UMKM diharapkan mampu memproduksi kosmetik yang aman sekaligus memiliki nilai jual tinggi.
“Kalau izin dan keamanannya sudah terpenuhi, UMKM akan lebih percaya diri memasarkan produknya, termasuk secara online. Ini penting agar UMKM bisa naik kelas,” jelasnya.
Kabupaten Tulungagung sendiri memiliki potensi UMKM yang sangat besar, dengan jumlah pelaku usaha mencapai hampir 250 ribu. Potensi ini dinilai Heru dapat terus dikembangkan melalui pendampingan dan edukasi berkelanjutan, termasuk untuk mendukung program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, mulai dari proses perizinan pangan olahan, minuman kesehatan, jamu, hingga kosmetik. Hal ini menunjukkan besarnya minat UMKM untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pasar.
Melalui kegiatan KIE ini, Heru Tjahjono berharap pelaku UMKM di Tulungagung semakin sadar akan pentingnya keamanan pangan dan kosmetik, sehingga mampu melahirkan produk-produk unggulan yang sehat, aman, dan berdaya saing, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah.
Editor : Sandy Sri Yuwana