RADAR TULUNGAGUNG – Upaya menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus ditunjukkan Anggota Komisi IX DPR RI, Heru Tjahjono, dengan turun langsung ke tengah masyarakat. Kali ini, sosialisasi program nasional tersebut dilaksanakan Sabtu pagi (7/2/2026) di Balai Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan ini diikuti sekitar 300 peserta undangan yang terdiri dari warga desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai elemen lokal. Sejak awal acara, antusiasme peserta terlihat tinggi untuk memahami lebih jauh arah dan tujuan Program MBG yang tengah digencarkan pemerintah pusat.
Dalam sosialisasi tersebut, Heru Tjahjono hadir sebagai narasumber utama bersama perwakilan Badan Gizi Nasional, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait lainnya. Para undangan mendapatkan penjelasan komprehensif mengenai latar belakang program, manfaat jangka panjang, hingga pola pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di daerah.
Heru menegaskan bahwa Program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah. Program ini dirancang untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda agar lebih sehat dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Program ini bukan sekadar membagikan makanan, tetapi bagian dari upaya menyiapkan generasi yang kuat, sehat, dan berkualitas. Ini adalah investasi jangka panjang bangsa,” ujar Heru di hadapan peserta.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan Program MBG. Dukungan warga, menurutnya, sangat dibutuhkan agar pelaksanaan program berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Selain pemaparan dari Heru, kegiatan sosialisasi juga diisi dengan penjelasan teknis dari instansi terkait. Mulai dari standar gizi menu makanan, mekanisme distribusi, hingga peluang pelibatan potensi pangan lokal dalam mendukung kebutuhan program.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat Desa Ngranti dan sekitarnya diharapkan semakin memahami manfaat Program Makan Bergizi Gratis sekaligus terdorong untuk berperan aktif dalam pelaksanaannya. Selain berdampak pada peningkatan kualitas gizi, program ini juga dinilai mampu memberikan kontribusi positif terhadap penguatan ekonomi lokal dan desa.
Editor : Sandy Sri Yuwana