Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pria 59 Tahun Ditemukan Meninggal di Kos Rejotangan Tulungagung, Sempat Mengeluh Sakit sebelum Wafat

Dharaka R. Perdana • Minggu, 15 Februari 2026 | 08:45 WIB
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan orang meninggal di dalam sebuah rumah di Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan.(HUMAS POLRES TULUNGAGUNG UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan orang meninggal di dalam sebuah rumah di Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan.(HUMAS POLRES TULUNGAGUNG UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Warga Dusun Jatisari, Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di sebuah rumah kos, Jumat (13/2) pagi.

Korban diketahui berinisial RAS, 59, karyawan swasta, warga Desa Duren, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Selama ini korban tinggal seorang diri di kamar kost tersebut.

Kapolsek Rejotangan AKP Kasianto menjelaskan, penemuan bermula sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat itu, seorang saksi yang hendak mencari rumput di sekitar lokasi mencium bau tidak sedap dari arah rumah kos.

“Bau tersebut makin menyengat saat saksi berada di halaman kos, sehingga menimbulkan kecurigaan,” terang AKP Kasianto.

Karena curiga, saksi mendekati jendela sebelah selatan kamar korban. Saat tirai disingkap, terlihat tubuh korban dalam posisi telungkup menghadap ke utara.

Kondisinya sudah membengkak dan membusuk. Saksi kemudian memanggil pemilik kost sekaligus pelapor untuk memastikan temuan tersebut.

Setelah dilakukan pengecekan, dipastikan bahwa mayat tersebut adalah penghuni kamar.

“Pelapor kemudian memberitahukan saksi lain yang rumahnya berada di depan lokasi dan selanjutnya melaporkan kejadian ke Mapolsek Rejotangan untuk penanganan lebih lanjut,” sambungnya.

Dari keterangan warga sekitar, korban diketahui memiliki riwayat penyakit paru-paru dan jantung.

Sekitar satu minggu sebelum ditemukan meninggal, korban sempat meminta bantuan saksi untuk dicarikan transportasi menuju rumah sakit.

“Sekitar lima hari sebelum ditemukan, korban masih sempat menerima berkat kenduri dari warga. Empat hari terakhir sudah tidak pernah terlihat keluar rumah,” jelas Kapolsek.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan sebuah inhaler semprot di dekat jasad korban. Namun dari keterangan awal dan kondisi di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. (*/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#penemuan mayat #kamar kos #Karyawan Swasta #rejotangan