RADAR TULUNGAGUNG – Niat memperbaiki pompa air justru berujung petaka. Seorang warga Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik, Minggu (15/2) sore.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 di Dusun Dawuhan RT 02 RW 01, Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung.
Aparat dari Polsek Sumbergempol bersama tim medis dan Inafis langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan warga.
Baca Juga: Pria 59 Tahun Ditemukan Meninggal di Kos Rejotangan Tulungagung, Sempat Mengeluh Sakit sebelum Wafat
Korban diketahui berinisial M, 49, seorang wiraswasta, kelahiran Trenggalek 10 April 1976.
Dia tercatat sebagai warga Dusun Pasir RT 36 RW 14, Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung.
Informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 15.00.
Saat itu korban tengah memperbaiki pompa air milik salah satu warga Desa Podorejo yang mengalami kebocoran pada instalasi pipa.
Namun, mesin pompa diketahui masih dalam kondisi menyala dan masih terhubung dengan arus listrik.
Pemilik rumah berinisial, S, sempat memanggil korban. Panggilan itu masih dijawab.
Posisi korban saat itu dalam keadaan tengkurap sambil mengerjakan pompa.
Sekitar 30 menit berselang, saksi kembali mendekat. Korban sudah tergeletak di dekat mesin pompa dalam posisi tengkurap dengan tubuh kaku.
Mengetahui kondisi tersebut, saksi lain bernama Nasikin, segera memutus aliran listrik pada instalasi pompa dan meminta pertolongan warga sekitar.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke polisi sekitar pukul 17.00.
Petugas yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan visum luar.
Baca Juga: Romi & The Jahats Berduka, Romi Jahat Meninggal Dunia Usai 18 Tahun Berkarya di Skena Punk Indonesia
Kapolsek Sumbergempol AKP Moh. Anshori menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal ditemukan luka bakar pada lengan kanan dan telapak tangan kiri korban.
“Dari hasil olah TKP dan visum luar, ditemukan tanda luka bakar yang mengarah pada dugaan tersengat listrik. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan,” ujarnya.
Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
AKP Anshori mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan perbaikan peralatan yang terhubung dengan aliran listrik.
"Pastikan arus listrik dalam kondisi terputus sebelum melakukan perbaikan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali," tandasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana