RADAR TULUNGAGUNG – Aktivitas di Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung mulai menggeliat menjelang libur perayaan Imlek dan awal Ramadan 2026.
Peningkatan jumlah penumpang terpantau pada Senin (16/2), menyusul lonjakan pergerakan penumpang sejak Minggu (15/2).
Berdasarkan data produksi angkutan Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung per Minggu (15/2) pukul 08.00, total penumpang datang tercatat 2.995 orang dengan 237 bus masuk ke terminal.
Sementara itu, jumlah penumpang berangkat mencapai 4.706 orang dengan 260 bus keluar dari terminal.
Kepala Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung, Yono menjelaskan, peningkatan penumpang mulai terlihat sejak Minggu (15/2) dan berlanjut pada Senin (16/2).
“Memang ada peningkatan jumlah penumpang sejak kemarin. Hari ini juga masih terlihat cukup ramai, terutama untuk jurusan dalam provinsi, yaitu terbanyak penumpang ke Surabaya,” ujarnya.
Meski terjadi kenaikan jumlah penumpang, Yono memastikan tidak ada kenaikan tarif bus, baik untuk perjalanan dalam provinsi maupun luar provinsi.
“Tarif tetap normal. Tidak ada kenaikan harga tiket, baik AKDP maupun AKAP. Kami juga terus melakukan pengawasan agar operator mematuhi ketentuan tarif yang berlaku,” tegasnya.
Informasi yang dihimpun, lonjakan paling signifikan terjadi pada angkutan dalam provinsi (AKDP).
Untuk kedatangan, tercatat 211 bus AKDP membawa 2.906 penumpang dengan 1.816 orang turun di Terminal Gayatri.
Pada keberangkatan, 234 bus AKDP mengangkut 4.576 penumpang, yang 3.155 di antaranya naik dari Terminal Gayatri Tulungagung.
“Adapun angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) mencatat 26 bus datang dengan 89 penumpang, serta 26 bus berangkat membawa 130 penumpang,” paparnya.
Pihak terminal memperkirakan arus penumpang masih berpotensi fluktuatif dalam beberapa hari ke depan, menyesuaikan kebutuhan mobilitas masyarakat pada libur peringatan Imlek dan awal puasa.
Petugas juga disiagakan untuk memastikan pelayanan berjalan lancar serta keamanan dan kenyamanan penumpang tetap terjaga. (sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri