RADAR TULUNGAGUNG - Proyek perbaikan ruas jalan di Sambirobyong–Pulotondo, Tulungagung, langsung tancap gas.
Sehari setelah sidak Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, material dan alat berat sudah mulai berdatangan.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Tulungagung Ahmad Rifai Sodik memastikan pengerjaan sudah dimulai.
“Hari ini sudah mulai. Material sudah datang, alat juga sudah mulai masuk,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (22/2).
Menurut dia, ruas yang digarap meliputi jalur Sambirobyong, Pulotondo, hingga Bukur. Total panjang penanganan sekitar 4 kilometer.
Menurut Sodik, sesuai kontrak, durasi pekerjaan 4 bulan. Dia menargetkan penanganan kerusakan terparah rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri.
“Kalau sesuai kontrak 4 bulan. Tapi sebelum hari raya itu yang parah-parah sudah selesai, lubang harus tertutup semua,” tegasnya.
Strateginya, penanganan dilakukan bertahap. Tahap awal fokus menutup seluruh lubang dengan urukan dan pelapisan aspal (patching).
Mulai dikerjakan Senin (23/2), setelah itu dilakukan pengaspalan menyeluruh atau pelapisan ulang total agar kualitas jalan lebih rata dan awet.
“Yang penting selama puasa ini lubang tidak ada dulu. Nanti setelah Lebaran, kita lanjutkan pengaspalan total,” jelasnya.
Untuk proyek sepanjang 4 kilometer tersebut, total anggaran mencapai Rp 6 miliar. Dana itu digunakan untuk pekerjaan konstruksi, material, serta mobilisasi alat berat.
Dengan skema percepatan ini, dinas PUPR berharap arus mudik dan mobilitas warga selama Ramadan hingga Lebaran tidak lagi terganggu lubang menganga seperti sebelumnya.
Pemkab pun menargetkan akses ekonomi di kawasan tersebut kembali normal tanpa harus menunggu proyek rampung sepenuhnya.(sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri