Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hari Pertama Pengurukan Jalan Sambirobyong–Pulotondo Terkendala Hujan, Target Perbaikan sebelum Lebaran Tetap Dikejar

Sandy Sri Yuwana • Selasa, 24 Februari 2026 | 10:54 WIB

Pengurukan jalan Sambirobyong-Pulotondo di hari pertama terkendala hujan.
Pengurukan jalan Sambirobyong-Pulotondo di hari pertama terkendala hujan.

RADAR TULUNGAGUNG – Upaya perbaikan ruas jalan Sambirobyong–Pulotondo, Tulungagung, resmi dimulai. Senin (23/2) mulai dilakukan tahap pengurukan.

Titik awal pengerjaan mulai dari sisi paling selatan. Tepatnya mulai dari wilayah Desa Pulotondo, Kecamatan Ngunut.

Sejak pagi, satu alat berat sudah diterjunkan ke lokasi. Material tanah, pasir, batu untuk menguruk lubang aspal sudah disiapkan.

Material tersebut didatangkan sejak Minggu (22/2). Disiapkan di tepi-tepi jalan yang akan dibenahi.

Namun, hari pertama pengerjaan tidak sepenuhnya berlangsung mulus. Kabid Bina Marga Dinas PUPR Tulungagung Ahmad Rifai Sodik menjelaskan, ada beberapa kendala yang dialami di lapangan.

Antara lain, hujan yang mengguyur hingga Minggu malam membuat banyak lubang tergenang air.

“Sejak pagi sebenarnya sudah mulai. Tapi karena kemarin hujan sampai malam, pagi ini banyak lubang terisi air. Itu tidak boleh langsung diuruk karena hasilnya tidak maksimal,” ujarnya ketika dikonfirmasi pada Senin (23/2) kemarin.

Menurutnya, genangan air harus dikeringkan lebih dulu. Sebelum proses penimbunan dan pemadatan dilakukan.

Kondisi tersebut membuat pekerjaan membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan awal.

Sodik menambahkan, proyek sepanjang 4 kilometer ini dikerjakan rekanan lokal asal Tulungagung.

Pada tahap awal, pengerjaan difokuskan pada penutupan lubang-lubang besar. Kemudian setelah hari raya segera bisa dilapisi aspal sementara. Lalu, setelah Hari Raya Idul Fitri, pengaspalan total dilakukan.

"Yang penting aktivitas warga selama Lebaran bisa dilakukan dan aman. Karena ini termasuk jalan alternatif penting yang sering dilewati warga," katanya.

Sodik berharap cuaca ke depan lebih bersahabat. Dengan begitu, target penutupan seluruh lubang sebelum Lebaran dapat tercapai.

“Kalau cuaca mendukung, prosesnya bisa lebih cepat dan hasilnya maksimal. Harapan kami, warga segera merasakan jalan lebih aman dan nyaman,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, perbaikan ruas jalan di Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, hingga Desa Pulotondo, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, ini menelan anggaran sekitar Rp 6 miliar dengan durasi 4 bulan.

Namun, pemkab menargetkan kerusakan terparah sudah tertangani sebelum arus mudik Lebaran. (sri/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#perbaikan jalan #hujan #pengurukan jalan #lebaran