Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

500–600 ASN Pemkab Tulungagung Pensiun Sepanjang 2026, Bupati Gatut Sunu Siapkan Regenerasi dan Pengisian Jabatan Strategis

Sandy Sri Yuwana • Minggu, 1 Maret 2026 | 11:09 WIB

ASN Pemkab Tulungagung mengikuti apel di halaman kantor bupati, Selasa (8/4/2025).
ASN Pemkab Tulungagung mengikuti apel di halaman kantor bupati, Selasa (8/4/2025).

RADAR TULUNGAGUNG – Jumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Tulungagung kian menyusut.

Sepanjang 2026, diperkirakan 500-an memasuki masa pensiun. Gelombang purna tugas dalam jumlah besar ini menjadi tantangan serius bagi keberlangsungan birokrasi daerah.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membenarkan angka tersebut. Menurutnya, ratusan ASN yang memasuki masa purnatugas harus segera diantisipasi melalui langkah regenerasi dan penataan sumber daya manusia.

“Kurang lebih 500 sampai 600 ASN tahun ini yang memasuki masa pensiun,” ujarnya saat ditemui di Pendapa Kongas Arum Kusumaningbangsa, Rabu (18/2).

Pada tahap awal, sebanyak 83 ASN telah memasuki masa purnatugas terhitung mulai 1 Maret dan 1 April.

Mereka berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), mulai tenaga pendidik hingga pejabat struktural.

Besarnya angka pensiun tersebut berdampak langsung pada struktur birokrasi. Sejumlah posisi strategis ikut kosong.

Salah satunya jabatan setara eselon II yang akan ditinggalkan pada 1 Maret mendatang, yakni Kepala Badan Pendapatan Daerah yang juga menjabat Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung.

Gatut memastikan pengisian jabatan dilakukan sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal.

“Nanti kita lakukan sesuai aturan. Kita cari mekanisme yang paling cepat agar pelayanan dan roda pemerintahan tetap berjalan,” tegasnya.

Menurut dia, gelombang pensiun ini menjadi momentum regenerasi di tubuh birokrasi.

Namun penataan harus dilakukan secara cermat agar tidak mengganggu pelayanan publik.

Terlebih sejumlah OPD memerlukan penyesuaian beban kerja akibat berkurangnya personel.

Di sisi lain, Pemkab juga menyiapkan bentuk penghormatan bagi ASN yang memasuki masa purnatugas.

Salah satunya membuka akses pelatihan kewirausahaan dan fasilitasi permodalan agar para pensiunan tetap produktif.

Program tersebut sebenarnya telah dirancang sejak 2025, namun baru bisa direalisasikan tahun ini.

Ke depan, Pemkab berencana mengumpulkan seluruh ASN yang pensiun dalam satu forum bersama bupati dan wakil bupati sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka.

“Harapan kami, teman-teman yang purna merasa dihargai. Masa pensiunnya bisa dinikmati dengan bahagia dan tenang,” pungkasnya. (sri/rka) 

Editor : Vidya Sajar Fitri
#Purnatugas #pensiun #Pemkab Tulungagung #asn