RADAR TULUNGAGUNG – Nasib Pasar Campurdarat Tulungagung memang semakin tidak jelas. Alasannya, rencana revitalisasi semakin mengambang dan kalah dengan proyek prioritas lainnya. Alhasil yang terjadi hanya sebatas pemeliharaan.
Ketua Komisi C DPRD Tulungagung, Binti Luklukah, mengungkapkan bahwa telah berkali-kali mendorong agar revitalisasi pasar masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah. Namun hingga saat ini program tersebut belum dapat direalisasikan.
“Kami sudah beberapa kali mengusulkan anggaran untuk revitalisasi Pasar Campurdarat Tulungagung. Namun sampai sekarang belum terwujud. Ada beberapa faktor, mulai dari kesiapan administrasi hingga pertimbangan prioritas anggaran daerah,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Menurutnya, karena belum adanya alokasi anggaran khusus untuk revitalisasi menyeluruh, pemerintah daerah setiap tahun hanya mampu melakukan pemeliharaan rutin.
Perbaikan yang dilakukan pun bersifat terbatas, sekadar menjaga agar fasilitas pasar tetap bisa digunakan dan tidak semakin rusak.
Selain melalui APBD, dinas terkait juga telah mengajukan proposal bantuan ke kementerian guna mendapatkan dukungan dana revitalisasi dari pemerintah pusat.
Namun hingga kini pengajuan tersebut belum memperoleh kepastian realisasi.
“Kami juga sudah mengusulkan ke kementerian melalui dinas terkait. Tapi memang sampai sekarang belum ada kejelasan,” tambahnya.
Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan, revitalisasi Pasar Campurdarat Tulungagung bukan sekadar soal perbaikan fisik bangunan, melainkan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pasar tradisional memiliki peran strategis sebagai pusat perputaran ekonomi rakyat, terutama bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM.
Dia berharap ke depan program revitalisasi bisa masuk dalam prioritas pembangunan, baik melalui APBD maupun dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
Komisi C DPRD Tulungagung, lanjutnya, akan terus mengawal dan memperjuangkan agar revitalisasi Pasar Campurdarat segera direalisasikan.
“Harapan kami tentu pasar ini bisa lebih representatif, nyaman, dan aman, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya. (*/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri