RADAR TULUNGAGUNG - Ngabuburit lazim dilakukan kaum muslim saat Ramadan tiba. Sembari menunggu azan Magrib berkumandang, mereka bisa melakukan beragam cara. Salah satunya memancing di area Dam Kleben, Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, Tulungagung.
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di bantaran Sungai Bodeng yang berada di kawasan Dam Kleben, Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, Tulungagung, mulai ramai didatangi warga.
Mereka datang untuk menghabiskan waktu sore dengan cara sederhana, duduk santai, memancing, atau sekadar menikmati pemandangan air yang mengalir.
Kawasan yang menjadi jalur pembuangan air dari Waduk Wonorejo ini menghadirkan suasana alam yang masih asri.
Aliran sungai yang cukup deras dan jernih berpadu dengan udara sejuk khas perbukitan Gondang menciptakan suasana yang menenangkan bagi siapa saja yang datang.
Tak heran jika tempat ini kini menjadi salah satu lokasi favorit warga Tulungagung untuk ngabuburit.
Selain suasananya nyaman, pengunjung juga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk masuk ke kawasan ini.
Area terbuka dengan pemandangan alam, jembatan kayu sederhana, serta deretan warung kopi lokal membuat Dam Kleben terasa hidup setiap sore.
Sebagian pengunjung memilih duduk santai di pinggir sungai, sementara lainnya tampak serius menunggu umpan pancing mereka disambar ikan.
Salah satu pengunjung, Ahmad Eka, 25, mengaku sering datang ke tempat ini saat sore hari selama Ramadan.
Menurut dia, Dam Kleben menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin mencari tempat ngabuburit dengan suasana yang tenang dan dekat dengan alam.
“Kalau sore suasananya enak sekali. Banyak yang datang untuk mancing atau sekadar duduk santai sambil menikmati pemandangan air yang mengalir. Tempat ini cocok buat healing sebentar dari rutinitas. Anginnya sejuk, pemandangannya juga bagus. Apalagi kalau datang bareng teman sambil ngobrol di pinggir sungai,” katanya.
Ahmad mengakui, selain menjadi tempat bersantai, kawasan ini juga cukup populer di kalangan pemancing lokal.
Aliran air yang stabil membuat lokasi tersebut sering menjadi spot favorit untuk memancing.
“Banyak teman-teman yang datang ke sini khusus untuk mancing. Biasanya sambil menunggu waktu berbuka, jadi hobinya jalan dan suasananya juga menyenangkan,” tambahnya.
Di sekitar kawasan dam, beberapa warung kopi sederhana juga ikut meramaikan suasana.
Pengunjung dapat menikmati camilan seperti pisang goreng, tempe mendoan, hingga minuman hangat saat azan magrib berkumandang.
Dengan akses yang mudah, panorama alam yang menenangkan, serta tanpa biaya masuk, kawasan Dam Kleben kini berkembang menjadi salah satu destinasi wisata alam sederhana di Tulungagung.
Tempat ini bukan hanya menjadi spot memancing, melainkan juga ruang santai bagi warga untuk menikmati sore hari selama Ramadan. (*/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri