Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Gebyar Pajak Daerah Festival Ramadan 2026 di Tulungagung, Bayar Pajak via QRIS Dapat Voucher Belanja dan Hadiah

Rinto Wahyu Hidayat • Jumat, 13 Maret 2026 | 09:36 WIB

Gebyar Pajak Daerah Festival Ramadan Tulungagung 2026 yang digelar di GOR Lembu Peteng Tulungagung.(BAPENDA TULUNGAGUNG UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)
Gebyar Pajak Daerah Festival Ramadan Tulungagung 2026 yang digelar di GOR Lembu Peteng Tulungagung.(BAPENDA TULUNGAGUNG UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Pemkab Tulungagung terus mendorong digitalisasi transaksi pembayaran pajak daerah.

Salah satunya melalui program Gebyar Pajak Daerah Festival Ramadan Tulungagung 2026 yang digelar di GOR Lembu Peteng Tulungagung.

Kegiatan yang diinisiasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tulungagung tersebut mengajak masyarakat membayar pajak secara non tunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Sekretaris Bapenda Tulungagung Sutrisno mengatakan, program tersebut merupakan kolaborasi dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kediri. Guna memperkenalkan sistem pembayaran pajak berbasis digital kepada masyarakat.

“Tujuan utama kegiatan ini untuk mendorong masyarakat terbiasa melakukan pembayaran pajak secara non tunai melalui QRIS,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, wajib pajak yang melakukan pembayaran melalui QRIS akan mendapatkan voucher belanja senilai Rp 5 ribu.

Selain itu, mereka juga memperoleh souvenir berupa kebutuhan pokok seperti minyak goreng dan gula pasir.

Sutrisno menjelaskan, sejumlah jenis pajak daerah dapat dibayarkan dalam kegiatan tersebut.

Di antaranya Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), pajak restoran, pajak hiburan, pajak hotel, pajak reklame, pajak parkir, pajak air tanah, pajak penerangan jalan, hingga pajak mineral bukan logam dan batuan.

Menurutnya, pemilihan GOR Lembu Peteng sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut selama Ramadan menjadi pusat aktivitas masyarakat, khususnya saat digelar bursa takjil dan kegiatan UMKM.

“Harapannya masyarakat yang datang berburu takjil Ramadan juga bisa sekaligus memanfaatkan layanan pembayaran pajak daerah,” jelasnya.

Dia menambahkan, digitalisasi pembayaran pajak kini semakin memudahkan masyarakat. Terutama generasi yang sudah terbiasa menggunakan layanan mobile banking.

“Cukup melalui QRIS, pembayaran pajak bisa langsung selesai tanpa harus datang ke bank,” katanya.

Bapenda Tulungagung juga mengimbau masyarakat tidak menunda pembayaran pajak, khususnya PBB. Sebab, kontribusi pajak sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat nantinya kembali dalam bentuk pembangunan, terutama infrastruktur yang manfaatnya dirasakan bersama,” tegasnya.

Program Gebyar Pajak Daerah Festival Ramadan Tulungagung 2026 sendiri telah digelar beberapa kali selama bulan Ramadan dan akan berakhir pada 14–15 Maret 2026.

Pelayanan pembayaran pajak dibuka mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB di GOR Lembu Peteng. Setiap hari pelaksanaan, hanya 60 wajib pajak pertama yang berhak mendapatkan voucher belanja dan suvenir dari panitia.(rin/rka)

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
#festival ramadan #digitalisasi #qris #pajak #bapenda