RADAR TULUNGAGUNG – Keluhan masyarakat terkait menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan yang dinilai kurang layak menggelitik benak Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Bahkan, keluhan yang sempat viral di media sosial itu membuatnya harus turun langsung ke lapangan.
Jumat (13/3) pagi, orang nomor satu di Pemkab Tulungagung itu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah penerima manfaat MBG di wilayah Kecamatan Kedungwaru.melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah penerima manfaat MBG di wilayah Kecamatan Kedungwaru.
Tujuannya untuk mengecek langsung kualitas pelaksanaan program tersebut.
Sidak dilakukan bersama tim Satgas MBG dari unsur bappeda, dinas kesehatan, rumah sakit daerah, satpol pp, hingga dinas ketahanan pangan.
Pemkab mengambil beberapa titik sampel penerima manfaat yang sebelumnya ramai diperbincangkan di masyarakat.
“Beberapa hari terakhir ada yang viral di media sosial. Karena itu, kami ambil sampel titik-titik yang masih dirahasiakan untuk melihat langsung kondisi di lapangan,” ujar Gatut.
Menurut dia, sidak ini merupakan bagian dari pengawasan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program nasional agar berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Dia menegaskan, program MBG memiliki tujuan penting untuk meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak. Karena itu, pelaksanaannya tidak boleh disalahgunakan.
“Kami tidak ingin program yang baik dari presiden justru menjadi blunder di masyarakat karena ada oknum yang menjalankannya tidak sesuai aturan,” tegasnya.
Terkait menu MBG selama Ramadan yang sempat menjadi sorotan, Gatut Sunu mengaku belum bisa memberikan kesimpulan sebelum hasil sidak dan evaluasi selesai dilakukan.
“Hasilnya masih kami evaluasi. Setelah disusun, nanti akan kami laporkan ke kementerian terkait,” katanya.
Pemkab Tulungagung juga memastikan sidak akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah titik yang dianggap rawan pelanggaran.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan program MBG benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Sekadar mengingatkan, menu MBG Ramadan beberapa waktu belakangan memang menjadi sorotan di masyarakat.
Bahkan, beberapa waktu lalu ada bolu pisang yang sudah berjamur yang diberikan kepada siswa.
Tak ayal hal tersebut membuat orang tua siswa berang dan menuding pengelola SPPG tidak serius mempersiapkan menu.(sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri