Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Momentum Nuzulul Quran 1447 H, Pemkab Tulungagung Gelar Santapan Rohani, Bupati Gatut Sunu Ajak Perkuat Keimanan dan Harmoni Sosial

Sandy Sri Yuwana • Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:24 WIB

Santapan rohani dalam rangka peringatan Nuzulul Quran di Pendapa Kongas Arum Kusumaninh Bangsa Tulungagung.
Santapan rohani dalam rangka peringatan Nuzulul Quran di Pendapa Kongas Arum Kusumaninh Bangsa Tulungagung.

RADAR TULUNGAGUNG – Pemkab Tulungagung menggelar kegiatan santapan rohani dalam rangka peringatan Nuzulul Quran di bulan suci Ramadan 1447 H pada Jumat (13/3) di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa Tulungagung.

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat keimanan sekaligus meneguhkan komitmen membangun masyarakat religius.

Kegiatan santapan rohani tersebut dihadiri Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, jajaran forkopimda, Pj sekretaris daerah, kepala OPD, tokoh agama, serta perwakilan OPD di lingkup Pemkab Tulungagung.

Ceramah santapan rohani yang disampaikan KH Soim Al Kassi menambah suasana khidmat dan penuh kebersamaan di pendapa kabupaten.

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyampaikan rasa syukur karena seluruh hadirin masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk menjalankan ibadah Ramadan.

“Alhamdulillah, kita masih diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk hadir dalam kegiatan santapan rohani di bulan Ramadan ini. Semoga momentum ini semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujarnya.

Menurut dia, Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan dan menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas ibadah.

Selain itu, Ramadan juga mengajarkan nilai kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian sosial.

“Ramadan adalah bulan yang mengajarkan kesabaran, keikhlasan, kepedulian sosial, dan pengendalian diri. Oleh karena itu, kegiatan santapan rohani ini menjadi sarana yang baik untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan kepedulian kepada sesama,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menekankan makna peringatan Nuzulul Quran sebagai pengingat turunnya Alquran kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia.

Dia menegaskan bahwa Alquran tidak hanya untuk dibaca dan dilantunkan, tetapi juga harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui Alquran, manusia mendapatkan petunjuk tentang keimanan, akhlak, serta cara menjalani kehidupan yang baik bagi diri sendiri maupun masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran juga mengajarkan manusia untuk bersikap jujur, saling menghormati, menegakkan keadilan, serta menciptakan kehidupan yang damai.

Karena itu, dia berharap kegiatan santapan rohani ini mampu menjadi sarana refleksi bagi seluruh masyarakat untuk semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Alquran.

“Semoga melalui peringatan ini kita dapat mengambil hikmah dan pelajaran sehingga kualitas ibadah semakin meningkat, sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun Tulungagung yang religius, harmonis, dan sejahtera,” pungkasnya. (sri/c1/rka)

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
#Pemkab Tulungagung #ramadan #nuzulul quran #santapan rohani