RADAR TULUNGAGUNG - Suasana khidmat di Rumah Dinas (Rumdin) Wakil Bupati Tulungagung mendadak berubah menjadi penuh kehangatan pada Jum'at (13/3) malam.
Tanpa ada surat undangan resmi yang meluncur, sekitar 80 orang sukarelawan hadir membawa kejutan spesial dalam rangka syukuran hari ulang tahun Wakil Bupati H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M. di lingkup Pemkab Tulungagung tersebut.
Agenda dirancang mulai tepat pukul 20.00 WIB, sesaat setelah menyelesaikan ibadah salat Tarawih.
Menariknya, Wakil Bupati beserta istri benar-benar tidak menyadari akan adanya kejutan ini.
Keduanya hanya diminta hadir oleh pihak ajudan ke area pertemuan tanpa tahu bahwa puluhan pendukung setianya telah menanti di dalam.
Chalvin, 25, salah satu sukarelawan yang hadir di lokasi, mengungkapkan bahwa aksi ini murni inisiatif para relawan untuk memberikan apresiasi di hari spesial pimpinan mereka.
"Ini bukan acara undangan formal atau seremoni protokol, kami para sukarelawan memang ingin memberi kejutan di Rumah Dinas malam ini. Ada sekitar 80 orang yang merapat," ujar Chalvin.
Ia menambahkan bahwa kesederhanaan acara justru menambah kesan akrab yang selama ini jarang terlihat di acara-acara kedinasan yang kaku.
"Kami ingin momen ulang tahun beliau dirayakan secara kekeluargaan bersama teman-teman yang selama ini membantu di lapangan tanpa ada sekat jabatan yang formal," imbuhnya.
Senada dengan Chalvin, Arif, 27 yang juga bagian dari kelompok sukarelawan muda ini, menceritakan bagaimana ekspresi kaget sang Wabup saat melihat kerumunan orang usai salat.
"Bapak dan Ibu tadi diundang hadir ke sini oleh ajudan dengan alasan ada hal yang perlu disampaikan, tapi ternyata beliau belum tahu kalau mau dikasih kejutan besar begini," ungkap Arif.
Ikon utama dalam acara tersebut adalah pemotongan lima buah tumpeng yang telah disiapkan secara mandiri oleh para relawan sebagai simbol rasa syukur.
"Tadi puncaknya potong tumpeng, ada lima tumpeng yang kami siapkan sendiri sebagai ikon. Alhamdulillah, suasana di rumdin malam ini sangat ramai dan penuh tawa," pungkasnya.
Kehadiran lima tumpeng dan puluhan relawan di Rumah Dinas malam itu menjadi bukti kedekatan emosional yang kuat antara sukarelawan, ajudan dan Wakil Bupati.***
Editor : Vidya Sajar Fitri