TULUNGAGUNG – Sosok Gatut Sunu Wibowo menjadi perhatian publik sejak resmi menjabat sebagai Bupati Tulungagung periode 2025–2030. Latar belakangnya sebagai pengusaha sukses hingga perjalanan politik yang relatif singkat menjadikannya figur menarik dalam peta kepemimpinan daerah.
Dalam perjalanan kariernya, Sosok Gatut Sunu Wibowo dikenal sebagai sosok yang berangkat dari dunia usaha sebelum akhirnya terjun ke dunia politik. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memimpin daerah, terutama dalam memahami dinamika ekonomi masyarakat.
Lahir di Tulungagung pada 17 Desember 1967, Sosok Gatut Sunu Wibowo memiliki kedekatan kuat dengan daerah yang kini dipimpinnya. Ia resmi dilantik sebagai Bupati Tulungagung pada 20 Februari 2025 dan langsung dihadapkan pada berbagai tantangan pembangunan daerah.
Latar Belakang Pendidikan
Perjalanan pendidikan Gatut Sunu dimulai dari SDN Gandong 1, kemudian melanjutkan ke SMPN Bandung Tulungagung. Ia menempuh pendidikan menengah atas di SMAK Santo Thomas Aquino Tulungagung.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Merdeka Malang dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1992. Tidak berhenti di situ, ia juga menyelesaikan pendidikan Magister Ekonomi di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada tahun 2023.
Latar belakang pendidikan ini memberikan bekal yang kuat bagi Sosok Gatut Sunu Wibowo dalam mengelola pemerintahan, khususnya dalam bidang ekonomi dan pembangunan daerah.
Karier sebagai Pengusaha
Sebelum terjun ke dunia politik, Gatut Sunu dikenal sebagai pengusaha di bidang material dan toko bangunan. Usahanya berkembang cukup pesat dan memiliki jaringan yang luas di wilayah Tulungagung hingga Trenggalek.
Keberhasilannya dalam dunia bisnis menunjukkan kemampuannya dalam mengelola usaha dan membaca peluang ekonomi. Hal ini menjadi nilai tambah bagi Sosok Gatut Sunu Wibowo saat memasuki dunia pemerintahan.
Selain itu, kepemilikan aset berupa tanah dan bangunan di berbagai lokasi serta armada kendaraan operasional menjadi bagian dari perkembangan bisnis yang telah dirintisnya selama bertahun-tahun.
Awal Karier Politik
Perjalanan politik Gatut Sunu dimulai pada November 2021 saat ia bergabung dengan PDI Perjuangan. Tidak lama setelah itu, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Bupati Tulungagung periode 2021–2024 mendampingi Maryoto Birowo.
Posisi tersebut diperolehnya melalui mekanisme pemilihan di DPRD. Dari sinilah, Sosok Gatut Sunu Wibowo mulai dikenal sebagai bagian dari pemerintahan daerah dan berperan dalam berbagai kebijakan publik.
Pengalaman sebagai wakil bupati menjadi pijakan penting dalam memahami sistem birokrasi serta kebutuhan masyarakat Tulungagung.
Terpilih sebagai Bupati Tulungagung
Menjelang Pilkada 2024, Gatut Sunu mengambil langkah politik strategis dengan berpindah ke Partai Gerindra. Ia kemudian maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Ahmad Baharudin.
Pasangan ini berhasil memenangkan kontestasi dengan perolehan suara sekitar 50,72 persen atau 297.882 suara. Kemenangan tersebut mengantarkan Sosok Gatut Sunu Wibowo menjadi Bupati Tulungagung.
Pelantikannya dilakukan pada awal 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto, menandai awal kepemimpinannya di daerah tersebut.
Visi Kepemimpinan dan Harapan
Sebagai bupati, Gatut Sunu diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Tulungagung. Dengan latar belakang sebagai pengusaha, ia dinilai memiliki pemahaman yang baik dalam pengembangan ekonomi lokal.
Beberapa fokus utama yang menjadi perhatian antara lain peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, serta pemberdayaan sektor usaha kecil dan menengah. Selain itu, penguatan potensi daerah seperti industri material dan sumber daya lokal juga menjadi bagian penting dari arah kebijakan.
Ke depan, Sosok Gatut Sunu Wibowo diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dengan inovasi dan kebijakan yang tepat. Dukungan masyarakat serta sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dengan perjalanan dari pengusaha hingga menjadi kepala daerah, Gatut Sunu menjadi salah satu contoh figur pemimpin yang lahir dari dunia usaha dan bertransformasi ke dunia politik untuk membawa perubahan bagi daerahnya.
Editor : Davina Ar Raafika