Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Villa Reco Pentung Tulungagung Terbengkalai, Dulu Jadi Tempat Singgah Bos Pabrik Rokok Legendaris

Cholifatun Nisak • Rabu, 1 Juli 2026 | 20:03 WIB
Villa Reco Pentung Tulungagung kini terbengkalai. Bangunan megah bekas tempat singgah pendiri pabrik rokok legendaris ini menyimpan sejarah menarik.
Villa Reco Pentung Tulungagung kini terbengkalai. Bangunan megah bekas tempat singgah pendiri pabrik rokok legendaris ini menyimpan sejarah menarik.

 

TULUNGAGUNG, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Villa Reco Pentung Tulungagung menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang kini kondisinya memprihatinkan. Bangunan megah yang dahulu digunakan sebagai tempat singgah pemilik pabrik rokok Reco Pentung itu kini terbengkalai dan dikelilingi semak belukar serta lahan pertanian.

Keberadaan Villa Reco Pentung Tulungagung masih menyimpan jejak kejayaan industri rokok yang pernah mengangkat perekonomian Kabupaten Tulungagung pada era 1980-an hingga awal 1990-an. Di balik bangunan yang mulai rusak dimakan usia, tersimpan cerita tentang masa ketika kawasan tersebut menjadi bagian dari pusat aktivitas bisnis milik Haji Sumiran Karsodiwiryo.

Kini, Villa Reco Pentung Tulungagung lebih sering dikenal sebagai bangunan kosong yang menarik perhatian para pegiat eksplorasi bangunan tua. Meski tidak lagi dihuni, struktur bangunannya masih memperlihatkan kemegahan arsitektur yang pernah menjadi simbol kesuksesan pendiri Reco Pentung.

Dikelilingi Bekas Lahan Cengkeh

Menurut informasi warga sekitar, kawasan villa dulunya berada di tengah hamparan lahan cengkeh milik perusahaan Reco Pentung.

Di tengah area perkebunan tersebut kemudian dibangun sebuah villa megah yang difungsikan sebagai tempat beristirahat Haji Sumiran Karsodiwiryo, pendiri pabrik rokok Reco Pentung.

Seiring berhentinya operasional perusahaan, lahan di sekitar bangunan perlahan berubah fungsi menjadi area pertanian. Sebagian kini ditanami jagung maupun tanaman lainnya, sementara villa dibiarkan kosong tanpa perawatan.

Bangunan Megah Kini Mulai Rusak

Dari bagian depan, villa masih memperlihatkan desain bangunan yang cukup besar dengan halaman luas.

Di area depan terdapat patung bison berukuran besar yang menjadi salah satu ciri khas bangunan. Namun kondisinya sudah mengalami kerusakan. Bagian tanduk patung dilaporkan telah hilang dan permukaannya dipenuhi lumut.

Memasuki bagian dalam, kerusakan terlihat hampir di seluruh ruangan. Atap banyak yang jebol, plafon runtuh, serta lantai dipenuhi puing bangunan.

Meski demikian, sebagian struktur utama berupa dinding dan rangka bangunan masih tampak kokoh meski mulai lapuk akibat termakan usia.

Baca Juga: Bangkrut Setelah Berjaya, Kisah Reco Pentung Tulungagung dan Mitos Nyi Roro Kidul yang Terus Hidup

Masih Menyimpan Ornamen Bernilai Seni

Salah satu bagian yang masih menarik perhatian adalah ornamen-ornamen relief pada dinding bangunan.

Relief tersebut menampilkan berbagai bentuk hewan dengan teknik ukiran timbul yang masih terlihat jelas meski bangunan sudah lama tidak terawat.

Selain itu, terdapat bekas kolam ikan di halaman depan yang dahulu diduga menjadi pelengkap keindahan villa. Di beberapa bagian bangunan juga masih terlihat dekorasi bebatuan alam yang memperkuat kesan mewah pada masanya.

Jika mendapat perawatan, bangunan tersebut dinilai masih memiliki nilai arsitektur dan sejarah yang tinggi.

Menjadi Saksi Kejayaan Reco Pentung

Villa ini menjadi salah satu saksi perjalanan Reco Pentung, perusahaan rokok yang pernah menjadi kebanggaan masyarakat Tulungagung.

Didirikan oleh Haji Sumiran Karsodiwiryo, Reco Pentung berkembang menjadi salah satu produsen rokok terbesar di Jawa Timur. Pada masa kejayaannya, perusahaan mampu mempekerjakan ribuan warga dan menjadi penggerak ekonomi daerah.

Namun seiring meningkatnya persaingan industri dan berbagai persoalan bisnis, perusahaan akhirnya menghentikan operasionalnya. Sejak saat itu, berbagai aset perusahaan, termasuk villa tersebut, perlahan ditinggalkan.

Berdekatan dengan Reco Sewu

Masyarakat sekitar juga mengaitkan villa ini dengan perjalanan hidup Haji Sumiran Karsodiwiryo.

Setelah wafat, pendiri Reco Pentung dimakamkan di kompleks Reco Sewu yang berada di kawasan dekat Pantai Popoh, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.

Kompleks pemakaman tersebut dikenal memiliki ribuan arca dan menjadi salah satu peninggalan yang hingga kini masih sering dikunjungi masyarakat.

Sementara itu, villa yang dahulu menjadi tempat singgah sang pendiri kini hanya menyisakan bangunan kosong dengan pemandangan alam yang masih indah. Meski tak lagi difungsikan, keberadaannya tetap menjadi pengingat akan masa kejayaan Reco Pentung yang pernah menjadi salah satu ikon industri rokok di Jawa Timur sekaligus bagian penting dari sejarah perkembangan ekonomi Tulungagung.

Baca Juga: Begini Kondisi Bekas Pabrik Reco Pentung Tulungagung, Bangunan Megah Kini Terbengkalai dan Sepi

Editor : Cholifatun Nisak
#Sumiran Karsodiwiryo #Reco Pentung #Villa Reco Pentung Tulungagung #Pabrik Rokok Tulungagung #Reco Sewu