Botok Iwak Kali Mas Ardi Tulungagung, Kuliner Pinggir Sawah dengan Nasi Tiwul dan Wader Crispy

Ingge Nayla Ayu Karina • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 18:15 WIB
Botok Iwak Kali Mas Ardi Tulungagung menawarkan nasi tiwul, botok ikan, dan wader goreng crispy dengan suasana pinggir sawah.
Botok Iwak Kali Mas Ardi Tulungagung menawarkan nasi tiwul, botok ikan, dan wader goreng crispy dengan suasana pinggir sawah.

 

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Kuliner tradisional Botok Iwak Kali Mas Ardi di Kabupaten Tulungagung menjadi salah satu destinasi makan yang menarik perhatian pecinta makanan khas Jawa Timur. Warung yang berada di Jalan Mangunsarkoro Nomor 23, Tulungagung ini menawarkan aneka olahan ikan sungai dan ikan laut dengan suasana makan di tepi hamparan sawah.

 

Warung tersebut telah beroperasi hampir 10 tahun. Pemiliknya, Mas Ardi, mengaku memulai usaha dari skala kecil di teras rumah sebelum berkembang menjadi tempat makan yang lebih besar seperti saat ini.

 

Beragam menu yang disajikan menjadi daya tarik tersendiri, mulai dari botok ikan kutuk, botok tuna, mangut ikan dorang, hingga wader goreng crispy yang menjadi favorit pelanggan.

 

Berawal dari Usaha Kecil di Teras Rumah

 

Mas Ardi mengatakan usaha kuliner ini dirintis sekitar tahun 2012. Pada awalnya, warung hanya memiliki beberapa meja dengan jumlah karyawan yang sangat terbatas.

 

Seiring berjalannya waktu, usaha tersebut terus berkembang. Ketertarikannya terhadap dunia kuliner mendorong dirinya untuk serius menekuni bisnis makanan tradisional.

 

Ia mengungkapkan sebagian besar ilmu memasak diperoleh secara otodidak. Bahkan, sekitar 80 persen pengetahuan mengenai pengolahan makanan didapatkan melalui berbagai referensi di YouTube.

 

Setelah melakukan berbagai percobaan resep, menu-menu yang disajikan ternyata mendapat respons positif dari pelanggan.

 

Menyediakan Belasan Jenis Ikan

 

Tidak hanya mengandalkan ikan sungai, warung ini juga menyediakan berbagai jenis ikan laut sesuai permintaan konsumen.

 

Mas Ardi menyebut setiap hari tersedia sekitar 15 hingga 20 jenis ikan.

 

Beberapa menu yang ditawarkan di antaranya lele, udang, patin, ikan kutuk, hingga berbagai ikan laut.

 

Kehadiran pilihan menu yang cukup beragam membuat pelanggan memiliki banyak alternatif saat berkunjung.

 

Selain itu, lokasi warung yang berada di pinggir jalan besar memudahkan pengunjung untuk menemukan tempat makan tersebut.

 

Nasi Tiwul dan Botok Jadi Andalan

 

Salah satu menu yang menarik perhatian adalah perpaduan nasi tiwul dengan aneka botok ikan.

 

Nasi tiwul sendiri kini mulai jarang ditemukan, terutama di kota-kota besar. Karena itu, menu tersebut menjadi nilai tambah bagi warung ini.

 

Botok ikan kutuk disajikan menggunakan ikan yang sebelumnya telah digoreng terlebih dahulu. Setelah itu, ikan dibungkus dengan daun pisang bersama santan, cabai, tomat, dan berbagai rempah sebelum dikukus kembali.

 

Selain botok ikan kutuk, tersedia pula botok tuna dan botok lamtoro yang dicampur daun kemangi.

 

Aroma daun pisang dan rempah-rempah memberikan sensasi khas pada hidangan tersebut.

 

Setiap porsi nasi juga dilengkapi dengan tahu, tempe, serta urap daun kenikir.

 

Wader Goreng Crispy Jadi Favorit

 

Menu lain yang mendapat perhatian adalah wader goreng crispy.

 

Ikan wader digoreng hingga kering sempurna tanpa membuat teksturnya gosong. Bagian luar terasa renyah, sementara rasa gurih ikan tetap terasa.

 

Ukuran ikan yang relatif seragam juga menjadi salah satu keunggulan.

 

Menariknya, duri ikan yang telah digoreng sangat renyah sehingga dapat ikut dimakan tanpa menimbulkan rasa khawatir.

 

Kombinasi rasa gurih dan tekstur crispy membuat menu ini menjadi salah satu favorit.

 

Suasana Makan di Pinggir Sawah

 

Selain menu makanan, suasana warung turut menjadi daya tarik.

 

Di bagian belakang lokasi terdapat hamparan sawah dengan padi yang menguning. Pengunjung dapat menikmati semilir angin sambil menyantap makanan.

 

Posisi warung yang berada di pinggir jalan besar juga memberikan akses yang mudah bagi wisatawan maupun masyarakat lokal.

 

Kondisi tempat yang luas dan nyaman membuat pengalaman bersantap terasa lebih menyenangkan.

Baca Juga: Dari Lodho sampai Bothok, Masakan Rumahan Khas Tulungagung Ini Bikin Suasana Meja Jadi Tempat Paling Hangat dan Bernostalgia

Pemilik konten kuliner yang mencicipi berbagai menu di tempat tersebut menyebut seluruh makanan yang dicoba memiliki cita rasa yang lezat.

 

Menurutnya, harga yang ditawarkan juga masih masuk akal dengan pilihan menu yang cukup lengkap.

 

Keberadaan kuliner tradisional seperti Botok Iwak Kali Mas Ardi menjadi salah satu contoh bagaimana makanan khas daerah tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah maraknya kuliner modern.

 

Dengan menu andalan berupa botok ikan, nasi tiwul, serta wader goreng crispy, warung ini menjadi salah satu pilihan menarik bagi pencinta wisata kuliner di Tulungagung dan sekitarnya.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
Sumber : Budiono Sukses, You Tube, DIOLAH
Nasi Tiwul Tulungagung Botok Iwak Kali Mas Ardi Tulungagung Wader Goreng Crispy Lokasi Botok Iwak Kali Mas Ardi di Tulungagung kuliner tulungagung