NASIONAL - Pertama di Indonesia, pameran ratusan Labubu yang viral digelar di Surabaya.
Viralnya boneka labubu mengundang antusias masyarakat Surabaya dan sekitarnya untuk berfoto, membeli hingga mengoleksinya.
Merayakan hal tersebut Fony Nurhadi, seorang kolektor labubu menggelar labufong exhibition di locaahands Dining club jalan Jawa Surabaya.
Pengunjung juga disuguhkan dengan Menggambarkan keunikan dan kreativitas dari setiap kostum yang dipakai oleh karakter labubu.
Pengunjung juga disuguhkan perjalanan visual yang menggemaskan dari boneka berkostum tersebut.
Para pengunjung bisa melihat deretan kostum Labubu sesuai dengan pengelompokan tema masing-masing.
Seorang TikTokers @Devi Lilian mengunjungi pameran Labubu di Suarabaya ada 670 koleksi Labubu yang dipajang dengan berbagai tema.
Seriesnya ada Macaroons dan Have a Seat, dengan kostum dari negara Thailand, China dan masih banyak lagi.
Kristina mengatakan, penggemar Labubu di Surabaya dan sekitarnya bisa mengunjungi pameran ini mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB.
"Selain itu kalau ke sini sudah bisa ikutan bikin charm yang cute," ucapnya.
"Lanjut masuk ke area Labufong Secret room ya kalau masuk di sini diberi waktu 10 menit ya, boleh foto di sofa ini juga, lucu ya," imbuhnya
Setiap pengunjung wajib melakukan pembelian makanan takeover menu dan minuman minimal Rp 140 ribu.
Menyantap menu di pameran tidak hanya dianjurkan tetapi juga diwajibkan.
Pengunjung akan diarahkan mengeksplore ruang rahasia Labufong, dengan ratusan labubu yang menggemaskan.
Di area ini bisa swafoto pada cermin berhias boneka warna-warni dan duduk di tengah-tengah ratusan labubu.
Pameran juga diadakan di lantai dua Locaahands yang menampilkan pohon labubu, dan deretan boneka dengan pelindung kotak akrilik.
Selain mengeksplore dua area khusus, pengunjung juga diajak beraktivitas membuat gantungan buatan sendiri.
hebohnya lagi ada 3 desainer lokal yang turut serta designin outfit Labubu disini, seperti
@sebastiangunawanofficial
@andreasodangofficial dan
@mryogiepratama.
Sumber : @Devi Lilian.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra