Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kedua Bola Mata Dicongkel, Icang Speak Up Kisah Tragis di Podcast Pratiwi Noviyanthi

Redaksi Radar Tulungagung • Kamis, 10 Oktober 2024 | 22:31 WIB
Icang speak up di podcast YouTube Pratiwi Noviyanthi.
Icang speak up di podcast YouTube Pratiwi Noviyanthi.

VIRAL – Sabtu, (14/9/2024) malam, jadi hari paling memilukan bagi Faisal atau Icang, korban pengcongkelan kedua bola mata di Desa/Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Di hari itu, Icang mengaku tidak berniat datang ke acara Festival Skuter di Gunung Putri, tapi diajak menonton festival oleh orang-orang bengkel, kisah tragis Icang bermula dari sini.

Di podcast YouTube Pratiwi Noviyanthi, Icang tampak lesu. Dua matanya tertutup kapas berwana putih.

Dengan kondisi seperti itu, Icang tepat berusaha speak up (bercerita) di hadapan Pratiwi tentang insiden tragis sekitar pertengahan September lalu.

Duduk di sudut ruang tamu, Icang mengatakan, hari itu ia hanya ingin mengecek sepeda motor di bengkel, ternyata sepeda motornya belum selesai diperbaiki.

“Saya ke bengkel mau liat motor saya. Kebetulan motor saya ini ditaruhnya di bengkel vespa. Saya ke bengkel itu ternyata motornya belum selesai. Saya dianter temen saya, yang nganterin ini udah pulang,” ujar pria bertato itu.

Waktu itu Icang datang dengan satu temannya, tapi temannya pulang duluan, meninggalkan Icang di bengkel.

Orang-orang bengkel penggemar Vespa. Tanpa ada firasat apapun, mereka mengajak Icang ikut melihat festival skuter di Gunung Putri. Icang pun tertarik, karena hari itu malam Minggu.

“Saya diajakin ke acara aja. Saya bingung malem Minggu juga kan. Yaudah saya ikut ke acara,” ucapnya.

Icang dan rombongan bengkel tiba di acara festival. Di sana, Icang melihat inisial N, wanita itu pun menyapanya.

Icang kenal N sudah lama. Dulu mereka adalah sama-sama anak Punk. Namun Icang mengaku tidak memiliki hubungan spesial dengan N, sebatas teman dekat.

Namun respons N ketika menyapa Icang agak aneh, ia memegang tangan Icang. Dalam hati, Icang juga merasa aneh dengan cara sapa seperti itu.

“Enggak, enggak pernah ada hubungan apapun. Cuman, negurnya, nyapanya antusias, pegang tangan saya dia. Saya enggak tahu di temen-temennya dia tuh ada pacarnya atau apa. Emang nggak wajar sih negurnya,” ungkapnya.

Menurut Icang, ingatan itu adalah detik-detik sebelum insiden tragis menimpanya. Namun cara N menyapa Icang membuat Kundono atau Omen murka hingga melayangkan botol miras ke arah pelipis mata Icang.

Icang terkapar tidak sadarkan diri. Omen, tersangka atas kasus ini pun bertindak di luar dugaan. Diduga lantaran terpengaruh miras, suami N ini mencongkel kedua bola mata Icang memakai jari telunjuk kanannya. Icang tidak merasa kesakitan, ia pingsan, dan tersadar ketika berada di rumah sakit.

Linglung, perasaan itu yang dibenak Icang. Ia tak tahu apa-apa kejadian tragis yang menimpanya. Dunianya tiba-tiba gelap.

“Tiba-tiba saya sadar sudah di sana di rumah sakit. Karena memang tidak ada debat sama saya. Kata saksi itu saya sekali pukul langsung pingsan gitu. Jadi saya nggak sempat ada melarikan diri, saya ngelawan nggak ada, enggak ada diingatan saya,” jelasnya.

“Sampai rumah sakit, saya pikir apa saya kecelakaan. Enggak kepikiran kok saya dipukul. Enggak ada pikiran berantem, masih linglung. Pas ada yang cerita di acara Vespa, baru saya keinget-inget dikit,” ujarnya, dikutip Radar Tulungagung dari YouTube @PratiwiNoviyanthi, Kamis (10/10/2024) sore.

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#pratiwi noviyanthi #bola mata #speak up #Dicongkel #kisah tragis