Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ternyata Ini Penyebab Banjir Bogor Hingga Mengakibatkan Korban Jiwa

Savina Ayu Wardani • Rabu, 9 Juli 2025 | 00:30 WIB
Banjir di Kabupaten Bogor hingga mengakibatkan 3 korban jiwa dan 1 korban dalam percarian
Banjir di Kabupaten Bogor hingga mengakibatkan 3 korban jiwa dan 1 korban dalam percarian

BOGOR - Sejak hujan deras mengguyur wilayah Puncak dan sekitarnya, tepatnya pada Sabtu sore hingga malam, Sabtu 5 Juli 2025, terjadi banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Kabupaten Bogor.

6 desa, terutama di Kecamatan Cisarua dan Megamendung, terdampak banjir luapan sungai. Longsor juga melanda dan menyebabkan setidaknya satu warga tertimbun, menurut laporan terbaru BPBD Kabupaten Bogor.


Berdasar data sementara, sebanyak 35 desa di 18 Kecamatan terdampak bencana meliputi banjir,longsor, angin kencang hingga rumah ambruk.

Banjir dan tanah longsor ini mengakibatkan 499 jiwa terdampak dan 3 orang dinyatakan meninggal dunia serta, 1 orang luka-luka, dan 1 warga masih dalam pencarian.

BMKG menyebut hujan dengan intensitas tinggi sejak Sabtu sore menyebabkan sungai meluap. Puncaknya adalah luapan sungai kecil di daerah Puncak yang menyebabkan genangan dan tanah longsor.

Selain itu Alih fungsi lahan dan Pembangungan tak terkendali menyebabkan banyak Kawasan tangkapan air di Puncak berubah fungsi menjadi vila, lokasi wisata dan bangunan komersial, sehingga mengurangi resapan air alami.

Wakil Mneteri PU dan BMKG juga menyoroti penyempitan sungai akibat pendirian rumah di bantaran, yang membuat kapasitas aliran air terganggu.

BPBD telah dikerahkan untuk evakuasi cepat di 6 desa terdampak. Pemerintah pusat daerah diimbau menjadi lebih tegas dalam meninjau izin di pembangunan di Kawasan rawan bencana seperti Puncak.

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#korban #bogor #banjir