ITALIA - Manuskrip Voynich adalah sebuah buku kuno yang diperkirakan dibuat pada abad ke-15 (sekitar tahun 1404–1438), yang hingga kini belum berhasil diterjemahkan atau dimengerti isinya.
Naskah Manuskrip Voynich ditulis dalam bahasa tak dikenal, dengan aksara unik, dan penuh dengan ilustrasi tanaman aneh.
Selain itu di Manuskrip Voynich ada simbol astrologi aneh yang tampaknya berkaitan dengan pengobatan atau ritual.
Asal-usul Manuskrip Voynich
Manuskrip ini ditemukan kembali oleh seorang pedagang buku langka bernama Wilfrid Voynich pada tahun 1912 di Italia. Ia membelinya dari perpustakaan Jesuit di Villa Mondragone, dekat Roma. Sejak itu, buku ini dinamai sesuai nama sang penemu.
Namun, asal-usul manuskrip ini masih kabur. Berdasarkan pengujian radiokarbon pada lembarannya, diperkirakan ditulis antara 1404 hingga 1438. Sayangnya, tidak ada yang tahu siapa penulis aslinya atau untuk apa naskah ini dibuat.
Isi dan Struktur Manuskrip Voynich
Naskah ini terdiri dari sekitar 240 halaman (beberapa hilang), yang dibagi ke dalam beberapa bagian berdasarkan ilustrasi:
-
Bagian Botani – Gambar tanaman aneh yang tidak dikenal
-
Bagian Astronomi – Simbol bintang, zodiak, dan tata surya
-
Bagian Farmasi – Alat-alat seperti tabung dan botol
-
Bagian Resep atau Kosakata – Paragraf pendek dengan tanda bintang
Bahasa dalam manuskrip ini disebut “Voynichese”, dan tidak menyerupai bahasa mana pun yang dikenal di dunia.
Upaya Penerjemahan dan Teori
Selama lebih dari satu abad, ahli bahasa, kriptografer, hingga AI modern mencoba memecahkan kode dalam naskah ini—semua gagal. Bahkan para pakar dari CIA, NSA, dan ahli sandi Perang Dunia II ikut mencoba menafsirkan, tapi hasilnya nihil.
Beberapa teori tentang Manuskrip Voynich:
-
Ditulis oleh aliran rahasia kuno
-
Berisi ramuan atau ilmu kedokteran alternatif
-
Sebuah bentuk seni tanpa makna (hoax)
-
Ditulis oleh alien (teori ekstrem)
-
Dibuat oleh genius gila dengan bahasa ciptaan sendiri
Hingga kini, belum ada bukti yang benar-benar sahih soal makna dan tujuan manuskrip ini.
Tempat Penyimpanan Sekarang
Manuskrip Voynich kini disimpan dengan kode MS 408 di Beinecke Rare Book & Manuscript Library, Universitas Yale, Amerika Serikat.
Mengapa Manuskrip Ini Begitu Terkenal?
-
Bahasa tidak dikenal – Tidak satu pun kata berhasil diterjemahkan dengan pasti.
-
Ilustrasi aneh – Menambah unsur misteri dan spekulasi.
-
Belum terpecahkan selama 600+ tahun – Menjadi tantangan bagi ilmuwan dan pecinta misteri.
-
Teori konspirasi – Membuat publik semakin penasaran.
-
Jadi inspirasi film, novel, dan game – Termasuk dalam karya fiksi terkenal.
Manuskrip Voynich tetap menjadi salah satu teka-teki paling membingungkan dalam sejarah manusia. Meski telah dikaji oleh para ahli di berbagai bidang selama ratusan tahun, maknanya masih tertutup rapat. Apakah suatu hari nanti akan terpecahkan? Atau manuskrip ini memang tidak pernah dimaksudkan untuk dimengerti? (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah