Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Pulau Bali Akibat Cuaca Ekstrem, Berikut Penjelasan BMKG

Zahrotul Afkarina • Kamis, 11 September 2025 | 19:30 WIB

Cuaca ekstrem kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Bali, menyebabkan banjir di beberapa titik seperti Denpasar, Gianyar, Badung, dan Tabanan.
Cuaca ekstrem kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Bali, menyebabkan banjir di beberapa titik seperti Denpasar, Gianyar, Badung, dan Tabanan.

RADAR TULUNGAGUNG- Cuaca ekstrem kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Bali, menyebabkan banjir di beberapa titik seperti Denpasar, Gianyar, Badung, dan Tabanan.

Hujan deras dengan intensitas tinggi sejak dini hari memicu genangan dan luapan sungai di berbagai lokasi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui siaran pers resminya menjelaskan bahwa fenomena ini disebabkan oleh aktivitas gelombang atmosfer Madden-Julian Oscillation (MJO) yang memicu peningkatan awan hujan di wilayah Indonesia tengah, termasuk Bali.

Baca Juga: Geger! Tiga Jenderal TNI Bidik Ferry Irwandi Terkait Dugaan Pidana, Ini Reaksi Tegas CEO Malaka Project Ini

Kepala BMKG Wilayah III Denpasar, I Made Wardana, mengungkapkan bahwa kondisi atmosfer saat ini sangat labil.

“Terdapat penguatan massa udara basah dari Samudra Hindia menuju Bali. Ini menyebabkan pembentukan awan konvektif secara masif, sehingga hujan deras turun dalam waktu singkat namun intens,” ujarnya.

Selain itu, faktor suhu permukaan laut yang hangat di perairan selatan Bali juga memperkuat potensi pembentukan awan hujan.

Baca Juga: Arti Tren Flaming Foto Pink-Hijau di Medsos, Brave Pink dan Hero Green Jadi Simbol Solidaritas Rakyat

Berdasarkan data sementara dari BPBD Provinsi Bali, berikut beberapa wilayah yang terdampak banjir:

1. Denpasar Timur: Jalan-jalan utama tergenang, aktivitas warga terganggu.

2. Gianyar: Beberapa desa di Kecamatan Blahbatuh dan Sukawati tergenang air setinggi 30–50 cm.

3. Tabanan: Luapan Sungai Yeh Ho menyebabkan banjir bandang di Desa Kerambitan.

4. Badung: Sejumlah titik di Kuta dan Dalung mengalami genangan parah.

Hingga pukul 11.00 WITA, belum ada laporan korban jiwa, namun puluhan rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Baca Juga: Viral! Netizen Malaysia Kirim Kopi Susu dan Nasi Lemak Lewat Ojol ke Massa Demo DPR RI di Indonesia

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem hingga 13 September 2025. Warga diminta untuk menghindari aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, memantau informasi cuaca dari kanal resmi BMKG dan BPBD, serta siaga jika tinggal di wilayah rawan longsor atau dekat aliran sungai.

Cuaca ekstrem yang melanda Bali bukan hanya berdampak pada aktivitas warga, tetapi juga menjadi peringatan penting terkait perubahan iklim dan kondisi lingkungan.

Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang untuk meminimalisir risiko yang lebih besar. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#bmkg #banjir #cuaca ekstrem #bali