Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Terbongkar! Pramugari Gadungan Batik Air Nekat Ikut Terbang Palembang–Jakarta, Alasannya Bikin Terenyuh

Kirana Meigita Luciana Rani • Jumat, 9 Januari 2026 | 14:00 WIB

Photo
Photo

Radar Tulungagung- Kasus pramugari gadungan Batik Air mendadak viral dan menyita perhatian publik setelah sebuah video beredar luas di media sosial.

Seorang perempuan bernama Nishaya, 23 tahun, diketahui nekat menyamar sebagai pramugari dan bahkan berhasil ikut terbang dalam penerbangan Batik Air rute Palembang–Jakarta.

Aksi berani tersebut memicu sorotan tajam, terutama terkait aspek keamanan penerbangan.

Peristiwa pramugari gadungan Batik Air itu terungkap setelah identitas Nishaya diperiksa oleh pihak maskapai.

Baca Juga: Getok Harga Telaga Sarangan Viral, Wisatawan Magetan Kaget Bayar Minum Hampir Rp600 Ribu, Dispar Akui Kejadian Berulang

Berdasarkan data kependudukan dan identitas pribadinya, perempuan asal Palembang tersebut diketahui bukan awak kabin, melainkan seorang mahasiswa.

Fakta itu pun langsung mematahkan citra pramugari yang sempat ia bangun di hadapan keluarga dan lingkungan sekitar.

Dalam pengakuannya yang disampaikan melalui sebuah video singkat, Nishaya membenarkan bahwa dirinya ikut dalam penerbangan Batik Air dengan nomor ID 7508 pada 6 Januari 2026.

Ia mengaku menggunakan seragam lengkap pramugari Batik Air yang dibelinya secara daring.

Baca Juga: Viral PPPK Paruh Waktu di Gowa: Mengabdi 25 Tahun Jadi ASN, Terima SK Sekaligus Pensiun di Hari Pelantikan

Seragam tersebut dilengkapi atribut pendukung sehingga membuat penampilannya tampak meyakinkan layaknya kru kabin resmi.

“Saya Nishaya, umur 23 tahun, asal Palembang. Dengan ini saya mengatakan memang benar saya melakukan penerbangan Batik Air rute Palembang–Jakarta ID 7508 tanggal 6 Januari 2026 menggunakan atribut pramugari dan seragamnya,” ujar Nishaya dalam video klarifikasinya.

Malu Gagal Jadi Pramugari

Dari penelusuran awal, motif Nishaya menyamar sebagai pramugari diduga karena rasa malu kepada keluarga.

Ia disebut-sebut gagal lolos seleksi pramugari, namun tak berani mengungkapkan kegagalan tersebut.

Untuk menutupi kenyataan, ia membeli seragam pramugari secara online dan mengaku telah bekerja sebagai awak kabin.

Namun demikian, dalam pernyataan resminya, Nishaya tidak secara gamblang menjelaskan motif utama aksinya.

Ia hanya menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf, terutama kepada pihak maskapai dan manajemen Lion Group selaku induk perusahaan Batik Air.

“Dengan ini saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Group. Video ini saya buat dengan sesungguhnya tanpa paksaan dari pihak manapun,” ucapnya.

Baca Juga: Viral Sopir Jaklingko Bentak dan Hina Penumpang, Transjakarta Bertindak Cepat: Sopir Jaklingko Dipecat

Aksi Meyakinkan, Bawa Koper Maskapai

Aksi pramugari gadungan Batik Air ini tergolong nekat dan terencana. Nishaya tampil dengan seragam lengkap, membawa koper khas awak kabin, bahkan diduga menggunakan ID card palsu atas nama dirinya sendiri.

Penampilannya yang meyakinkan membuatnya lolos hingga berada di dalam pesawat dan mengikuti penerbangan komersial.

Keberhasilan Nishaya menembus sistem keamanan ini menuai beragam reaksi warganet. Banyak yang mempertanyakan ketatnya prosedur keamanan dan pemeriksaan identitas awak kabin di bandara.

Tak sedikit pula yang menyoroti sisi psikologis pelaku, terutama tekanan sosial dan tuntutan lingkungan yang membuatnya mengambil langkah ekstrem.

Baca Juga: Konten Kreator Diintimidasi Keluarga Kades Usai Viralkan Jalan Rusak di Jawa Barat, Fakta Sebenarnya Terungkap!

Identitas Terbongkar, Bukan Awak Kabin

Kasus ini akhirnya terungkap setelah pihak maskapai melakukan pengecekan internal. Dari hasil verifikasi, Nishaya dipastikan bukan bagian dari awak kabin resmi maskapai mana pun.

Ia pun menegaskan hal tersebut dalam pernyataannya, sekaligus mengakhiri spekulasi yang berkembang di media sosial.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait sanksi hukum yang akan dikenakan kepada Nishaya.

Namun, peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi dunia penerbangan nasional, khususnya terkait pengawasan atribut dan identitas kru pesawat.

Pihak maskapai diharapkan memperketat prosedur keamanan agar kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu, kisah pramugari gadungan Batik Air ini menjadi cermin bahwa tekanan sosial dan gengsi dapat mendorong seseorang melakukan tindakan berisiko, bahkan membahayakan keselamatan publik.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#pramugari gadungan Batik Air #Batik Air viral #penyamaran pramugari #Nishaya Palembang