RADAR TULUNGAGUNG- Siraman Dharma Mangkulur, putra sulung Tommy Soeharto, menjadi sorotan publik setelah momen sakral tersebut dibagikan langsung melalui media sosial pada 10 Januari 2026.
Prosesi adat Jawa itu digelar menjelang pernikahannya dengan Petricia Schulz dan dihadiri keluarga besar Cendana.
Nuansa haru, kekeluargaan, serta kentalnya adat tradisional Jawa menjadi daya tarik utama dari rangkaian acara tersebut.
Prosesi siraman Dharma Mangkulur berlangsung khidmat dengan kehadiran kedua orang tuanya, Tommy Soeharto dan Tata Cahyani.
Keduanya tampak mendampingi sang putra di momen penuh makna tersebut.
Dalam sejumlah foto yang dibagikan, Dharma terlihat bersimpuh di hadapan sang ayah untuk menjalani sungkeman, sebuah tradisi adat Jawa sebagai simbol permohonan restu sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
Berbalut beskap tradisional berwarna biru muda, Dharma Mangkulur tampil sederhana namun berwibawa.
Sementara itu, Tommy Soeharto tampak mengenakan beskap warna ungu tua, duduk menerima sungkeman putranya.
Tata Cahyani yang mendampingi sang suami terlihat tak kuasa menahan haru.
Kamera menangkap momen emosional saat Tata menyeka air mata, menambah suasana hangat dalam prosesi siraman Dharma Mangkulur tersebut.
Prosesi Siraman Keluarga Cendana
Dalam prosesi siraman, satu per satu anggota keluarga besar Cendana bergantian menyiramkan air bunga kepada Dharma Mangkulur.
Ritual ini dimulai dari kedua orang tua, dilanjutkan oleh paman dan bibi.
Terlihat hadir Titiek Soeharto hingga Bambang Trihatmodjo yang turut ambil bagian dalam prosesi tersebut.
Siraman menjadi simbol penyucian diri sebelum memasuki fase baru dalam kehidupan berumah tangga.
Air bunga yang digunakan melambangkan doa, harapan, dan restu keluarga agar calon pengantin senantiasa diberi kelancaran, kebahagiaan, serta keharmonisan dalam membangun keluarga.
Nuansa Jawa yang Kental
Rangkaian acara siraman dan pengajian yang digelar Dharma Mangkulur kental dengan nuansa Jawa.
Hal ini tampak dari pemilihan busana adat, dekorasi, hingga pengiring acara.
Dalam beberapa foto, terlihat seperangkat gamelan Jawa yang mengiringi prosesi, menambah kesakralan suasana.
Tak hanya itu, hadir pula Mamie Hardo, sosok yang dikenal luas sebagai perias pengantin sekaligus pakar pernikahan adat Jawa.
Kehadiran Mamie Hardo memperkuat kesan bahwa prosesi siraman Dharma Mangkulur dipersiapkan dengan matang dan berpegang pada pakem tradisi Jawa.
Pengajian Jelang Pernikahan
Selain siraman, Dharma Mangkulur juga menggelar pengajian sebagai bagian dari rangkaian jelang pernikahan.
Acara tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga serta kerabat dekat.
Doa bersama dipanjatkan agar seluruh rangkaian pernikahan berjalan lancar tanpa hambatan.
Secara terpisah, calon istri Dharma Mangkulur, Petricia Schulz, juga menggelar pengajian pada 9 Januari 2026.
Hal ini menandakan kedua calon mempelai sama-sama mempersiapkan diri secara lahir dan batin menjelang hari bahagia mereka.
Kisah Cinta Dharma Mangkulur dan Petricia Schulz
Dharma Mangkulur dan Petricia Schulz pertama kali go public pada tahun 2020.
Hubungan keduanya terbilang tertutup, namun tetap menarik perhatian publik.
Pada Agustus 2025, pasangan ini membagikan kabar bahagia mengenai rencana pernikahan mereka.
Salah satu momen yang sempat viral adalah potret lamaran Dharma Mangkulur kepada Petricia Schulz.
Dalam foto tersebut, Dharma terlihat berlutut di hadapan sang kekasih dengan latar panorama alam Afrika yang memukau.
Momen tersebut disebut-sebut bak adegan film romantis dan menuai banyak perhatian warganet.
Dengan digelarnya prosesi siraman Dharma Mangkulur, publik semakin menantikan hari pernikahan putra Tommy Soeharto tersebut.
Tradisi, kehangatan keluarga, serta nuansa adat Jawa yang kuat menjadikan rangkaian acara ini menarik untuk diikuti.***
Editor : Vidya Sajar Fitri