Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Robi Tremonti Akhirnya Buka Suara soal Buku Broken Strings, Bantah Isu KDRT hingga Ancam Tempuh Jalur Hukum

Kirana Meigita Luciana Rani • Selasa, 13 Januari 2026 | 11:54 WIB

Photo
Photo

RADAR TULUNGAGUNG- Nama pesinetron Robi Tremonti kembali menjadi sorotan publik seiring rilis buku Broken Strings karya Aureli More Mars. Buku tersebut memicu berbagai spekulasi di media sosial, termasuk narasi yang menyeret masa lalu Robi Tremonti dan memunculkan tudingan serius, salah satunya isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Merasa namanya terus dikaitkan secara sepihak dengan isi buku Broken Strings, Robi Tremonti akhirnya angkat bicara melalui siaran langsung Instagram.

Dalam live tersebut, Robi menyampaikan klarifikasi panjang lebar setelah mengaku selama bertahun-tahun memilih diam meski dihujani berbagai tudingan tanpa bukti.

Baca Juga: Benarkah PPPK Guru dan Dosen Dihentikan Mulai 2026? Pemerintah Alihkan Semua Formasi ke CPNS

Robi Tremonti Akui Pernah Menikah, Bantah Keras Tuduhan KDRT

Dalam pernyataannya, Robi Tremonti mengakui bahwa dirinya memang pernah menikah dengan seorang perempuan keturunan Jawa-Belgia. Namun ia menegaskan bahwa tuduhan KDRT yang kini kembali mencuat adalah narasi lama yang tidak pernah dibuktikan secara hukum.

Robi menilai tuduhan tersebut muncul kembali setelah buku Broken Strings beredar luas dan menjadi bahan perbincangan publik. Ia mengaku heran karena isu tersebut kembali diangkat setelah empat tahun berlalu tanpa adanya bukti maupun proses hukum yang jelas.

“Saya dituduh macam-macam, dibilang KDRT. Buktinya mana?” ujar Robi dalam siaran langsung tersebut. Ia menegaskan bahwa selama 16 tahun dirinya memilih diam dan menghindari konflik meski merasa terus diserang secara personal.

Baca Juga: Tak Lagi PPPK, Guru dan Dosen Jadi PNS? Ini Arah Kebijakan Baru Pemerintah yang Bikin Ruang Guru Bergejolak

Singgung Buku Broken Strings dan Proses Penulisannya

Tak hanya membantah isu KDRT, Robi Tremonti juga menyinggung proses penulisan buku Broken Strings. Ia mempertanyakan kredibilitas penulisan buku tersebut karena menurutnya sang penulis tidak berada di Indonesia saat menulis kisah itu.

Robi bahkan menuding bahwa buku Broken Strings ditulis dengan gaya bahasa yang terasa janggal dan terkesan tidak autentik. Ia menyebut adanya “feeling prom” dalam narasi buku tersebut, yang menurutnya tidak mencerminkan pengalaman nyata penulisnya.

“Lucu enggak sih, nulis buku tapi orangnya enggak ada di Indonesia?” kata Robi. Pernyataan ini semakin mempertegas kekecewaannya terhadap narasi yang berkembang dan dinilai telah merugikan nama baiknya.

Baca Juga: Bansos Januari 2026 Meledak! PKH, BPNT dan BLT BBM Cair di Kartu KKS, Ini 3 Bantuan yang Masuk Minggu Ketiga

Robi Tremonti Merasa Jadi Target Cancel Culture

Dalam klarifikasinya, Robi Tremonti mengaku merasa sedang menjadi korban pembentukan opini publik yang disengaja. Ia menilai ada upaya sistematis untuk menyebarkan kebencian agar dirinya dibenci dan terkena dampak cancel culture.

Robi menegaskan bahwa dirinya memiliki latar pendidikan yang baik dan memahami konsekuensi hukum dari pernyataan di ruang publik. Karena itu, ia mengingatkan warganet agar tidak sembarangan melontarkan tudingan yang berpotensi melanggar hukum.

Ancam Proses Hukum Pihak yang Menyerang Nama Baiknya

Puncaknya, Robi Tremonti menyatakan tidak akan lagi tinggal diam. Ia membuka kemungkinan untuk menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang terus menghina dan menyebarkan tuduhan tanpa dasar.

Baca Juga: Guru PPPK Paruh Waktu Dinilai Bentuk Outsourcing, DPR Tegas Minta Status Penuh Waktu Demi Kesejahteraan Guru Honorer

“Kalau masih berani ngata-ngatain saya, saya minta pertanggungjawaban,” tegas Robi. Ia menilai saat ini ada celah hukum yang bisa ditempuh untuk melindungi dirinya dari serangan personal di media sosial.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Aureli More Mars terkait sosok “Bobi” yang disebut dalam buku Broken Strings, termasuk tudingan grooming yang disebut terjadi saat sang tokoh masih remaja

. Publik pun masih menanti penjelasan lanjutan untuk memperjelas polemik yang menyeret nama Robi Tremonti tersebut.

Baca Juga: Bansos Januari 2026 Meledak! PKH, BPNT dan BLT BBM Cair di Kartu KKS, Ini 3 Bantuan yang Masuk Minggu Ketiga

Editor : Kirana Meigita Luciana Rani
#Klarifikasi Robi Tremonti #Broken Strings #Isu KDRT Artis #Robi Tremonti