Nama Yamisa Zebua mendadak viral di media sosial setelah berani menyampaikan keluhan langsung kepada Presiden terkait kondisi daerahnya. Dalam dialog terbuka yang beredar luas di internet, Yamisa Zebua menyampaikan berbagai persoalan mulai dari jalan rusak, fasilitas sekolah, hingga belum meratanya program makan bergizi gratis di wilayahnya.
Keberanian Yamisa Zebua menyampaikan aspirasi tersebut menarik perhatian publik. Banyak warganet memuji keberanian siswi kelas 12 itu yang secara langsung berbicara di hadapan Prabowo Subianto.
Selain menyampaikan keluhan soal pembangunan, Yamisa Zebua juga mengungkapkan keinginannya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia bercita-cita menjadi dokter, namun terkendala kondisi ekonomi keluarga.
Baca juga:Kisah Yamisa Zebua yang Viral di Media Sosial
Dalam dialog yang berlangsung hangat, Yamisa memperkenalkan dirinya di hadapan Presiden. Ia menyebutkan namanya lengkap dengan marga Zebua yang berasal dari daerahnya.
Saat ditanya usianya, Yamisa menjawab bahwa dirinya berusia 17 tahun dan saat ini duduk di kelas 12 sekolah menengah.
Ia kemudian menyampaikan terima kasih atas berbagai bantuan pemerintah yang sebelumnya telah diterima masyarakat di daerahnya.
“Terima kasih atas semua bantuan yang telah Bapak berikan kepada kami,” ujar Yamisa.
Ia mengatakan bantuan tersebut membuat kondisi masyarakat menjadi lebih baik, termasuk bagi para pelajar yang kini tidak lagi harus berjalan tanpa alas kaki ketika berangkat ke sekolah.
Namun di balik ucapan terima kasih tersebut, Yamisa juga menyampaikan harapan besar agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap wilayahnya.
Baca juga:Ingin Jadi Dokter, Terkendala Biaya Kuliah
Dalam kesempatan tersebut, Yamisa mengungkapkan keinginannya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Ia bercita-cita menjadi dokter, tetapi kondisi ekonomi keluarga menjadi kendala utama untuk mewujudkan impian tersebut.
“Saya ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi, tetapi orang tua saya tidak mampu,” kata Yamisa.
Mendengar hal itu, Presiden kemudian merespons dengan memberikan kesempatan kepada Yamisa untuk mengikuti proses seleksi atau tes.
Jika memenuhi syarat dan memiliki nilai akademik yang baik, peluang untuk mendapatkan bantuan pendidikan terbuka bagi Yamisa.
Presiden juga menekankan pentingnya belajar dengan sungguh-sungguh agar impian tersebut bisa terwujud.
Baca juga:Keberanian Yamisa Disebut Tanda Jiwa Kepemimpinan
Dalam dialog tersebut, Presiden juga menyoroti keberanian Yamisa yang sebelumnya sempat viral karena menyampaikan aspirasi melalui media sosial.
Menurutnya, keberanian berbicara demi kepentingan masyarakat menunjukkan adanya jiwa kepemimpinan dalam diri Yamisa.
“Ini ada bakat menjadi pemimpin yang baik,” ujar Presiden.
Pernyataan tersebut semakin membuat nama Yamisa Zebua menjadi perbincangan luas di media sosial.
Banyak warganet menilai keberanian Yamisa merupakan contoh generasi muda yang berani menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemimpin negara.
Baca juga:Keluhan Soal Program Makan Bergizi Gratis
Selain persoalan pendidikan dan infrastruktur, Yamisa juga menyampaikan keluhan terkait distribusi program makan bergizi gratis di daerahnya.
Ia mengatakan bahwa hingga saat ini program tersebut belum sampai ke sekolahnya.
Padahal menurutnya, program tersebut sangat dibutuhkan oleh para pelajar, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Dalam dialog tersebut, Yamisa juga menyebut bahwa ada pihak yang meragukan manfaat program makan bergizi gratis.
Namun menurutnya, program tersebut sangat penting bagi para siswa yang membutuhkan asupan makanan yang layak saat belajar.
Menanggapi hal itu, Presiden memastikan bahwa pemerintah akan berupaya memperjuangkan agar program makan bergizi gratis dapat menjangkau wilayah tersebut.
Baca juga:Infrastruktur Jalan dan Fasilitas Sekolah Jadi Sorotan
Selain soal pendidikan dan gizi, Yamisa juga menyampaikan keluhan tentang kondisi infrastruktur di daerahnya.
Ia menyebut jalan dari Kecamatan Gomo menuju wilayahnya mengalami kerusakan parah dan membutuhkan perbaikan segera.
Tidak hanya itu, fasilitas di sekolahnya juga disebut mengalami kerusakan, termasuk gedung sekolah yang sudah tidak layak digunakan.
Lapangan sekolah pun disebut membutuhkan perbaikan agar dapat digunakan secara optimal oleh para siswa.
Keluhan tersebut disampaikan Yamisa dengan harapan pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi daerahnya.
Baca juga:Aspirasi Anak Daerah yang Mendapat Perhatian Publik
Dialog antara Yamisa dan Presiden tersebut menjadi viral karena dianggap mencerminkan suara masyarakat di daerah.
Keberanian seorang pelajar menyampaikan aspirasi langsung kepada pemimpin negara dianggap sebagai hal yang jarang terjadi.
Banyak warganet berharap kisah Yamisa Zebua dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani menyampaikan aspirasi secara konstruktif.
Selain itu, perhatian pemerintah terhadap aspirasi tersebut juga dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat komunikasi antara pemimpin dan masyarakat.
Editor : Ayu Dhea Cheryl