JAKARTA - Manchester United menghadapi tantangan besar setelah kembali tampil di Liga Champions musim 2026-2027. Manchester United disebut perlu menambah kedalaman skuad agar mampu menjalani jadwal pertandingan yang lebih padat, dengan sejumlah posisi menjadi perhatian Michael Carrick pada bursa transfer musim panas.
Kembalinya Manchester United ke kompetisi Eropa membuat beban pertandingan meningkat. Jika musim sebelumnya mereka memiliki waktu istirahat lebih panjang setelah tidak tampil di kompetisi Eropa dan tersingkir dari dua piala domestik, musim ini situasinya berubah dengan pertandingan yang bisa berlangsung setiap tiga atau empat hari.
Legenda Premier League, Saiven, menilai Manchester United membutuhkan tambahan pemain agar tidak mengalami masalah kebugaran dan kejenuhan sepanjang musim. Menurutnya, jadwal Liga Champions dapat memberikan tekanan besar kepada skuad.
Baca Juga: Pagelaran Seni Arena Gembira 5626 Sukses, Jadi Kebanggaan Pondok Modern Darul Hikmah
Saiven mencontohkan pengalaman Aston Villa dan Newcastle United yang menghadapi tantangan ketika harus menjalani pertandingan tengah pekan dan akhir pekan. Kondisi serupa dinilai berpotensi dialami Manchester United apabila tidak memiliki kedalaman skuad yang cukup.
Ia juga menilai Michael Carrick tidak bisa terlalu bergantung kepada pemain tertentu, termasuk Bruno Fernandez, untuk tampil dalam jumlah pertandingan yang sangat banyak. Karena itu, penambahan pemain menjadi salah satu kebutuhan utama Setan Merah.
Manchester United disebut telah mendatangkan Andre Santos, Cararlo, dan Yori Telemans pada bursa transfer musim panas. Namun, klub masih dikaitkan dengan sejumlah pemain untuk memperkuat beberapa sektor.
Baca Juga: Poco C81 Pro Punya Baterai 6.000 mAh, Layar 120 Hz dan Fitur AI
Di tengah kebutuhan memperkuat skuad, Manchester United juga dikaitkan dengan kemungkinan perubahan di lini depan. Menurut laporan Team Talk dalam transkrip, Tottenham melakukan penjajakan melalui perantara untuk mengetahui peluang merekrut penyerang Manchester United, Benjamin Sesko.
Sesko disebut sempat menjalani awal karier yang lambat setelah didatangkan dari RB Leipzig. Namun, penyerang asal Slovenia tersebut kemudian menunjukkan performa lebih baik menjelang akhir musim 2025-2026 di bawah asuhan Michael Carrick.
Dalam transkrip, Sesko disebut menutup musim dengan torehan 12 gol dari 32 penampilan. Tottenham dikabarkan telah menyampaikan ketertarikannya, sementara Bayern Munchen dan Barcelona juga disebut memantau sang pemain.
Manchester United diperkirakan akan meminta tawaran lebih dari 100 juta poundsterling untuk mempertimbangkan pelepasan Sesko. Di sisi lain, klub juga dikaitkan dengan penyerang Newcastle United, Nick Woltemade.
Pemain asal Jerman tersebut dikabarkan berpeluang meninggalkan St James' Park dengan status pinjaman. Perusahaan analis sepak bola SCOR bahkan menilai Manchester United sebagai salah satu tujuan ideal bagi Woltemade karena peluang bermain, perkembangan pemain, dan kebutuhan skuad.
Selain lini depan, Manchester United disebut masih membutuhkan tambahan pemain di sektor pertahanan. Posisi bek kiri menjadi salah satu perhatian karena Luke Shaw disebut sebagai satu-satunya pemain senior di posisi tersebut dalam skuad utama.
Manchester United telah lama dikaitkan dengan Lewis Hall. Bek berusia 21 tahun itu dinilai memiliki kualitas untuk menjadi pilihan jangka panjang di sisi kiri pertahanan.
Jika transfer Hall sulit direalisasikan, Manchester United disebut memiliki alternatif lain. Menurut Talk Sport dalam transkrip, nama Antonee Robinson dari Fulham masuk dalam pertimbangan klub.
Robinson telah menjadi pemain penting Fulham sejak klub kembali ke Premier League pada 2022. Ia juga disebut tampil impresif bersama tim nasional Amerika Serikat pada Piala Dunia musim panas ini dan menjadi starter dalam empat dari lima pertandingan yang dijalaninya.
Kebutuhan memperkuat skuad semakin penting karena Manchester United akan kembali menghadapi jadwal padat di Liga Champions. Selain aktivitas transfer, klub juga mengumumkan kerja sama sponsor perlengkapan latihan baru senilai sekitar 20 juta poundsterling atau Rp437 miliar per musim.
Kesepakatan tersebut disebut menjadi salah satu kontrak sponsor perlengkapan latihan terbesar di sepak bola. Chief Business Officer Manchester United, Mark Armstrong, menyebut kerja sama itu sejalan dengan strategi pertumbuhan bisnis klub dan kekuatan daya tarik global Manchester United.
source:youtube @GGMU
Editor : Ayu Nur Laily