Gelombang Tinggi Kebumen 4 Meter Terjang Pantai Setrojenar, Sejumlah Kios Rusak

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:41 WIB
Gelombang tinggi Kebumen mencapai 4 meter dan menerjang Pantai Setrojenar serta Suwuk. Sejumlah kios rusak, BPBD memastikan tak ada korban jiwa.(pinterest)
Gelombang tinggi Kebumen mencapai 4 meter dan menerjang Pantai Setrojenar serta Suwuk. Sejumlah kios rusak, BPBD memastikan tak ada korban jiwa.(pinterest)

KEBUMEN - Gelombang tinggi Kebumen mencapai sekitar 2 hingga 4 meter dan menerjang kawasan pantai selatan pada Selasa, 11 Agustus 2026. Hantaman ombak menyebabkan sejumlah kios di sepanjang bibir pantai mengalami kerusakan.

Dua kawasan yang terdampak dalam peristiwa tersebut adalah Pantai Setrojenar dan Pantai Suwuk. Gelombang laut yang datang cukup kuat membuat warga di sekitar lokasi diminta meningkatkan kewaspadaan.

Video gelombang tinggi Kebumen tersebut kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman, terdengar suara warga berulang kali memperingatkan orang-orang agar berhati-hati ketika ombak besar menerjang kawasan pesisir.

Kios di Bibir Pantai Mengalami Kerusakan

Hantaman gelombang laut berdampak langsung terhadap sejumlah kios yang berada di sepanjang garis pantai. Bangunan yang berada terlalu dekat dengan laut menjadi salah satu fasilitas yang terdampak.

Baca Juga: 13 Mobil Klasik Tahan Lama yang Disebut Tak Lekang Zaman, Nomor 1 Bikin Kagum

Kondisi gelombang yang tinggi membuat air laut bergerak masuk ke kawasan pesisir. Suara warga dalam video menunjukkan kepanikan ketika melihat besarnya ombak yang datang.

Masyarakat terdengar berteriak memperingatkan warga lain untuk menjauh dari area yang terkena terjangan gelombang. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya risiko aktivitas di sekitar bibir pantai ketika gelombang laut meningkat.

Pantai Setrojenar dan Pantai Suwuk merupakan kawasan pesisir yang menjadi bagian dari wilayah selatan Kebumen. Ketika gelombang tinggi terjadi, bangunan dan fasilitas yang berada dekat garis pantai berpotensi mengalami kerusakan.

BPBD Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa gelombang tinggi tersebut.

Baca Juga: Bawang Merah Sulit Subur? Ini 3 Kesalahan Perawatan yang Sering Dilakukan Petani

Meski demikian, dampak kerusakan terhadap fasilitas masyarakat tetap menjadi perhatian. Kerugian material akibat kerusakan sejumlah kios masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Pendataan diperlukan untuk mengetahui jumlah bangunan yang terdampak serta tingkat kerusakan akibat hantaman ombak.

Tidak adanya korban jiwa menjadi kabar baik di tengah kondisi gelombang yang cukup besar. Namun, masyarakat tetap diminta tidak mendekati garis pantai ketika ombak tinggi masih terjadi.

Warga Diminta Waspada

Rekaman kejadian memperlihatkan warga berusaha memperingatkan orang-orang di sekitar pantai. Teriakan seperti “awas” terdengar ketika gelombang datang menerjang kawasan pesisir.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak meremehkan perubahan kondisi laut. Gelombang setinggi beberapa meter memiliki energi besar dan dapat menjangkau area yang biasanya aman dari air laut.

Wisatawan maupun warga yang beraktivitas di kawasan Pantai Setrojenar dan Pantai Suwuk perlu memperhatikan informasi cuaca serta peringatan gelombang tinggi dari instansi terkait.

Pengelola kawasan pantai juga perlu meningkatkan pengawasan ketika kondisi laut mulai memburuk. Pembatasan aktivitas di dekat bibir pantai dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Kerugian Masih Didata

BPBD menyatakan kerugian material akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan. Informasi mengenai jumlah kios yang rusak dan nilai kerugiannya belum disampaikan secara rinci dalam laporan awal.

Pendataan akan menjadi dasar untuk mengetahui dampak gelombang tinggi terhadap aktivitas masyarakat di kawasan pesisir Kebumen.

Peristiwa ini sekaligus menunjukkan kerentanan bangunan yang berada di dekat garis pantai ketika gelombang laut meningkat. Masyarakat di wilayah pesisir perlu tetap siaga, terutama saat terdapat peringatan mengenai gelombang tinggi.

Dengan kondisi ombak yang mencapai 2 hingga 4 meter, menjauh dari bibir pantai menjadi langkah pencegahan penting. Masyarakat juga diharapkan tidak memaksakan diri melakukan aktivitas di laut hingga kondisi kembali aman.

Gelombang tinggi tidak hanya berpotensi merusak fasilitas, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan warga apabila terjadi secara tiba-tiba. Karena itu, kewaspadaan tetap diperlukan meski dalam kejadian ini tidak terdapat laporan korban jiwa.

Editor : Maylanni Diana Fitri
gelombang tinggi Kebumen Pantai Setrojenar Pantai Suwuk BPBD Kebumen pantai selatan Kebumen