MALANG-Menjelang musim panas, udara terasa semakin kering. Untuk kamu yang ingin mencari tempat menyegarkan, Malang adalah jawabannya.
Tak hanya dikenal dengan udara sejuk, Malang juga menyimpan banyak destinasi alam yang cocok untuk melepas penat.
Salah satu yang paling diminati di Malang saat musim panas tiba adalah air terjun atau sering disebut coban.
Berikut adalah 10 air terjun di Malang yang cocok dijadikan tujuan wisata menjelang musim panas.
1. Coban Rondo
Coban Rondo merupakan salah satu air terjun paling populer di Malang. Terletak di kawasan Pujon, lokasi ini mudah diakses karena jalannya sudah beraspal.
Air terjun setinggi 84 meter ini dikelilingi pepohonan rindang yang menciptakan suasana sejuk. Suara deras air yang jatuh dari ketinggian akan menyegarkan jiwa kamu.
Di sekitarnya, tersedia wahana outbound dan taman labirin yang menarik untuk dijelajahi.
2. Coban Pelangi
Sesuai namanya, Coban Pelangi terkenal karena fenomena pelangi yang kerap muncul dari bias cahaya matahari pada percikan air terjun.
Terletak di kawasan Poncokusumo, air terjun ini memiliki aliran yang deras dan menjulang di antara tebing hijau.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hingga siang hari, saat sinar matahari cukup terang untuk memperlihatkan pelangi.
Baca Juga: Lima Air Terjun yang Indah dan Instagramable di Tulungagung, Surga Tersembunyi yang Wajib Dikunjungi
3. Coban Jahe
Berlokasi di Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Coban Jahe menyuguhkan suasana alam yang masih sangat alami.
Air terjunnya indah dikelilingi tebing hijau yang menyejukkan mata.
Di bawahnya, terdapat sungai dangkal dengan air jernih yang cocok untuk bermain air atau berendam santai.
4. Coban Nirwana
Coban Nirwana berada di kawasan Gedangan akan menjadi pilihan tepat bagi yang ingin menjauh dari hiruk pikuk kota.
Air terjun ini tidak terlalu tinggi, tetapi alirannya bertingkat dengan kolam alami yang jernih.
Dikelilingi batu-batu besar dan pepohonan lebat, suasananya sangat cocok untuk bersantai, menikmati alam, atau sekadar duduk tenang.
5. Coban Cinde
Terletak sekitar 27 kilometer dari pusat Kota Malang, Coban Cinde menawarkan petualangan yang memacu adrenalin.
Air terjun ini memiliki debit air besar dan tebing tinggi yang dikelilingi hutan lebat.
Suara derasnya air berpadu dengan semilir angin dan aroma hutan basah, menciptakan suasana yang menyegarkan pikiran.
6. Coban Manten
Coban Manten atau yang juga dikenal sebagai Coban Kembar terletak di Desa Pandesari, Pujon.
Dua aliran air yang berdampingan menyerupai sepasang pengantin menjadi daya tarik utama.
Untuk mencapainya, pengunjung harus menempuh jalur trek ringan melewati hutan yang masih alami.
7. Coban Rais
Coban Rais berada di Oro-Oro Ombo, Kota Batu, dan merupakan salah satu destinasi favorit di Malang Raya.
Air terjun ini terletak di ketinggian 1.025 mdpl. Pengunjung bisa menempuh perjalanan sejauh 3 km berjalan kaki atau menggunakan ojek.
Meski cukup ramai, suasana alam di sekitar Coban Rais tetap terasa sejuk. Cocok untuk relaksasi maupun wisata keluarga.
8. Coban Parang Tejo
Berlokasi di kawasan Dau, Kabupaten Malang, Coban Parang Tejo masih jarang dikunjungi wisatawan.
Jalur trek menuju air terjun ini cukup ringan, hanya sekitar 10 menit meskipun beberapa bagian tertutup rerumputan.
Suasana sekitar masih sangat alami dengan udara sejuk dan suara air yang menenangkan.
9. Coban Glotak
Terletak di kaki Gunung Kawi, tepatnya di Desa Bedalisodo, Kecamatan Wagir. Coban Glotak masih dikelilingi vegetasi lebat sehingga menciptakan suasana yang sejuk dan asri.
Menariknya, di dekat pintu masuk tersedia kawasan wisata keluarga bernama Everland. Lengkap dengan kolam renang, seluncuran, dan area bermain anak, sehingga menjadikannya pilihan ideal untuk rekreasi keluarga.
10. Coban Kedung
Coban Kedung terletak di Desa Duwet, Tumpang, dan termasuk air terjun kecil yang tersembunyi di balik perbukitan.
Meskipun tidak terlalu tinggi, Coban Kedung memiliki kolam alami dengan air berwarna kebiruan yang memikat. Vegetasi di sekelilingnya masih sangat rimbun, menciptakan kesan hutan tersembunyi yang belum banyak dijamah.
Tempat ini cocok bagi yang ingin menikmati keheningan dan suasana alam tanpa gangguan. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah