Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tumpak Bledek Wonorejo Tulungagung: Wisata Alam Eksotik dari Bekas Tambang yang Kini Diminati Wisatawan

Argo Yanuar Pamudyo • Jumat, 4 Juli 2025 | 16:45 WIB

Tumpak Bledek, sebuah lokasi eksotis di Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung yang dulunya merupakan area tambang batu kapur.
Tumpak Bledek, sebuah lokasi eksotis di Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung yang dulunya merupakan area tambang batu kapur.

TULUNGAGUNG – Kabupaten Tulungagung terus menunjukkan geliat pariwisata yang kian dinamis.

Tak hanya mengandalkan pesona pantai selatan Tulungagung atau air terjun tersembunyi, daerah ini juga menyimpan potensi alam lain yang tak kalah menarik.

Salah satunya adalah Tumpak Bledek, sebuah lokasi eksotis di Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung yang dulunya merupakan area tambang batu kapur.

Kini, Tumpak Bledek mulai dilirik sebagai destinasi wisata alternatif.

Lanskapnya yang khas berupa cekungan bebatuan kapur dengan dinding tebing tinggi di sekelilingnya, menciptakan pemandangan yang jarang ditemui di tempat lain.

Lokasi ini juga menawarkan pemandangan yang luas ke arah Waduk Wonorejo serta perbukitan hijau yang mengelilingi kawasan.

Baca Juga: Wisata Alam Hits di Tulungagung, Suguhkan Pemandangan Ala Bali

Tumpak Bledek dulunya adalah kawasan penambangan batu. Seiring waktu dan berakhirnya aktivitas tambang, tempat ini ditinggalkan begitu saja.

Namun, alih-alih menjadi lahan terbengkalai, kawasan tersebut justru menyimpan daya tarik visual yang kini dimanfaatkan sebagai tujuan wisata.

Struktur tebing kapur yang menjulang, kontur tanah cekung, dan jejak alam yang tetap lestari menjadi ciri khas yang membedakan Tumpak Bledek dengan destinasi lainnya.

Keberadaan vegetasi liar seperti semak dan ilalang justru menambah kesan dramatis dari area ini, menjadikannya spot favorit bagi pencinta fotografi alam dan pemburu latar instagenik.

Tumpak Bledek berada sekitar 3–4 kilometer dari kawasan Waduk Wonorejo dan Ranu Gumbolo, yang sudah lebih dulu dikenal masyarakat.

Pengunjung bisa memulai perjalanan dari area parkir Ranu Gumbolo, lalu melanjutkan perjalanan melalui jalur tanah dan berbatu yang cukup menantang.

Beberapa pengunjung memilih menggunakan motor trail atau trekking ringan untuk mencapai lokasi utama.

Baca Juga: Jambo Kingdom Hotel & Resort Tulungagung, Penginapan Comfy dan Instagramable untuk Liburan Seru

Meski akses menuju Tumpak Bledek masih tergolong minim fasilitas, perjalanan yang ditempuh akan terbayar lunas begitu tiba di lokasi.

Dari atas tebing, wisatawan bisa melihat panorama alam terbuka yang memukau, lengkap dengan latar bukit dan danau.

Tumpak Bledek menjadi tempat favorit untuk beberapa aktivitas wisata luar ruang seperti:

Salah satu kekuatan utama dari Tumpak Bledek adalah kondisinya yang masih alami.

Tidak ada bangunan permanen, tidak ada warung, bahkan belum ada fasilitas umum seperti toilet.

Hal ini membuat kawasan ini cocok untuk wisatawan yang benar-benar ingin merasakan suasana alam tanpa gangguan.

Namun, kondisi tersebut juga menuntut tanggung jawab lebih besar dari pengunjung untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #wisata #Waduk Wonorejo