TULUNGAGUNG - Agrowisata Belimbing Moyoketen terletak di Desa Moyoketen (Dusun Cluwok), Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Jawa Timur.
Sekitar 500 keluarga petani belimbing di Tulungagung bergantung hidup dari kebun belimbing jenis Bangkok merah yang subur.
Agrowisata Belimbing Moyoketen Tulungagung ini mampu produksi mencapai hingga 2 ton per hari, bahkan dikirim hingga Jakarta.
Tempat Akses Lokasi dan Fasilitas
Lokasi : Hanya 800 m dari pusat kota Tulungagung, kemudian belok kiri di Jembatan Lembu Peteng mengarah selatan 1-3 km.
Transportasi : Akses jalan beraspal baik, parkir luas untuk kendaraan pribadi maupun bus pariwisata.
Fasilitas : Tersedia area parkir, toilet bersih, warung/kafe yang menyajikan olahan belimbing, hingga tempat duduk dan lesehan.
Dalam Sejarah dan Latar Belakang
1982 : Inisiatif awal dimulai dari satu keluarga menanam belimbing biasa.
1991 : Mulai skala kecil menanam 5 pohon belimbing Bangkok merah, setelah melihat potensi buah yang unggul.
2001 : Karena harga belimbing naik-turun, konsep wisata dan edukasi lahir untuk menopang ekonomi lokal.
Kini, total kebun bisa mencapai 10-11 hektare, jumlah petani semakin banyak bergabung.
Baca Juga: Jelajah Sungai Tulungagung dengan Gethek Wisata Alternatif yang Mulai Ditinggalkan
Petik dan Cicip Belimbing
Pengunjung boleh memetik buah matang didampingi pemandu, tanpa biaya masuk cukup membayar parkir dan buah yang diambil.
Edukasi Budidaya
Belajar tentang perawatan pohon: pembungkusan plastik buah untuk cegah hama, pemilihan waktu panen, dan teknik pemeliharaan.
Olahan Lokal
Tersedia manisan, sari buah, selai, keripik, hingga bakso dan jus belimbing, semua diproduksi langsung oleh petani dan UMKM lokal.
Baca Juga: Jenang Asli Tulungagung, Warisan Kuliner Sejak Tahun 1987
Waktu Terbaik Untuk Berkunjung
Musim panen puncak : antara Juli-September, saat masanya buah besar, kuning keemasan, dan super manis.
Tips : Sebaiknya booking 1-2 minggu sebelumnya agar buah cukup matang dan dipersiapkan untuk wisatawan.
Heading H2 populer, lokasi, sejarah, fasilitas, aktivitas, musim terbaik, tips praktis. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah